Apa itu Copywriting dan Tips Membuat Copywriting Menarik

Apa itu Copywriting – Copywriting adalah pekerjaan yang menyenangkan dan digemari banyak orang. Kita bisa tetap bekerja tanpa harus meninggalkan rumah. Kalian juga bisa melakukannya sambil mengerjakan pekerjaan rumah. Keuntungan lainnya, kalau capek bisa tidur siang dulu, jam kerja tergantung kita, tapi tetap mendapat penghasilan lumayan.

Bahkan ada beberapa copywriter freelance yang berpenghasilan sangat tinggi karena terlibat dalam beberapa proyek penulisan artikel. Walaupun sebagian besar copywriter statusnya freelance, mereka mendapat penghasilan yang tidak kalah dengan karyawan full time.

Untuk menjadi copywriter, kalian tidak dituntut berpendidikan tinggi dan juga tidak memerlukan modal besar. Lulus S1 sudah sangat cukup untuk menjadi copywriter. Bahkan ada banyak copywriter yang lulusan sekolah menengah, masih mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pensiunan.

Intinya, semua orang bisa membuat copywriting. Yang dibutuhkan adalah imajiasi, kreativitas, memahami topik dengan cepat, laptop dan koneksi internet.

Berita baiknya, kebutuhan akan copywriter terus meningkat karena industri bisnis online yang semakin besar dan terus berkembang. Ada banyak perusahaan yang memerlukan jasa copywriter untuk membantu penjualan produk atau jasa. Jadi apa itu copywriting?

Copywriting adalah proses penulisan artikel dengan tujuan membuat pembaca melakukan apa yang penulis inginkan. Tujuan copywriting bisa berupa agar pembaca membeli produk, bergabung, atau terlibat dalam perusahaan atau organisasi tersebut.

Tulisan yang dibuat ini bisa dimuat di situs web, blog, email, brosur, katalog, iklan online, dll. Jadi tugas seorang copywriter lebih seperti seorang salesman di bisnis online. Bedanya, copywriter tidak meminta calon pelanggan untuk membeli produknya secara langsung, tapi menggunakan konten berupa tulisan yang menarik.

Pekerjaan copywriting memang bisa dilakukan siapa saja, tapi juga tidak selalu bisa dilakukan dengan mudah. Mereka harus bisa membuat tulisan yang menarik banyak orang mengunjungi alamat web, membaca artikelnya, dan pada akhirnya mengarahkan pembaca untuk melakukan apa yang diinginkan.

Sebaliknya, copywriting yang buruk bisa menjatuhkan alamat web itu sendiri. Jadi kalau kalian pernah melihat alamat situs yang pengunjungnya sangat minim, bisa jadi itu disebabkan teknik copywriting yang kurang baik dan tidak efisien. Pada akhirnya copywriting yang buruk hanya akan membuang-buang uang perusahaan.

Tips copywriting

Kita semua pasti sepakat kalau perkembangan internet membuat promosi lebih banyak dilakukan secara online. Dan menarik orang untuk menggunakan produk kita bukanlah pekerjaan mudah, apalagi di saat banyak kompetitor yang menawarkan produk sejenis.

Sekarang sudah bukan jamannya kita menawarkan produk dengan janji-janji bombastis. Tapi orang lebih tertarik dengan konten yang bermanfaat, salah satunya dengan tulisan. Kalian pasti merasa lebih nyaman membaca artikel bermanfaat dibanding ditelpon orang yang menawarkan produknya kan?

Nah disinilah teknik copywriting berperan. Tulisan yang dikemas dengan unik dan menarik akan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan. Lalu bagaimana membuat tulisan yang mudah dipahami sekaligus menarik pembaca. Yuk ikuti beberapa tips berikut ini

1.Judul yang menarik

Salah satu bagian dari copywriting adalah judul. Judul atau headline bisa dibilang sebagai pintu masuk yang memikat pembaca. Membuat judul keren juga menjadi tanda tulisan kalian akan sukses.

Data dari copyblogger menunjukkan bahwa 80% orang tertarik dengan tulisan karena judulnya. Dan hanya 20% yang membaca tulisan itu sampai selesai. Judul yang baik adalah yang mudah dipahami tapi menimbulkan rasa ingin tahu atau membuat penasaran pembaca.

Contoh copywriting dengan judul yang membuat penasaran diantaranya: “Bisnis Anda Berjalan di Tempat? Mungkin 5 Hal Ini Masalahnya”, “7 Hal Yang Bisa Kalian Lakukan Agar Karir Cepat Naik”, “10 Merek Smartphone Terbaik Untuk Selfie”.

2.Pengalaman pribadi

Satu hal yang membuat pembaca percaya dengan sebuah tulisan adalah tulisan tersebut dibuat berdasar pengalaman. Pengalaman pribadi menunjukkan bahwa konten yang ditulis tersebut tidak hanya teori, tapi memang sudah terbukti. Contoh,

“Inilah cara saya mendesain rumah sendiri hanya dengan aplikasi Android”
“Ini dia cara saya umroh dengan biaya di bawah 10 Juta”

3.Hilangkan bahasa omong kosong

Kejujuran penting dalam hal apa saja, termasuk copywriting. Jangan pernah menambah-nambahi keunggulan produk dengan cerita bohong. Omong kosong dan ketidakjujuran hanya membuat calon konsumen kehilangan respek dan tidak percaya.

Kalaupun ingin menunjukkan keunggulan, sebaiknya gunakan kalimat yang lebih bisa dipercaya. Dengan memahami produk yang sedang dipasarkan, kalian tidak akan kesulitan menceritakan kelebihan dan manfaat tanpa harus berbohong.

Contoh kurang tepat: “karena produk kami adalah yang terbaik di Indonesia, telah digunakan puluhan ribu pelanggan”
Contoh yang lebih tepat: “Setiap bulan ada lebih dari 10.000 orang yang berlangganan produk kami dengan pelayanan maksimal”

4.Memahami target pembaca

Seorang copywriter juga harus bisa memahami karakter audience yang akan membaca tulisan. Jika target audience adalah pelajar, mahasiswa, atau usia di bawah 30 tahun, ada baiknya kalian menggunakan gaya bahasa casual. Pemilihan bahasa yang tepat memudahkan audience memahami pesan yang disampaikan.

Topik tulisan sebisa mungkin juga masih berhubungan layanan atau produk yang ditawarkan. Misalnya saja kalian ingin mempromosikan kursus bahasa Jepang. Maka kalian bisa membuat tulisan tentang negara Jepang, seperti kota-kota di Jepang, tempat wisata, budaya Jepang, dll.

Nah demikian tadi ulasan mengenai copywriting serta beberapa tips membuat copywriting menarik. Semoga bermanfaat dan memberikan gambaran mengenai copywriting serta memahami pekerjaan sebagai copywriter. Gimana, berminat menjadi copywriter?

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *