Penjelasan Apa Yang Dimaksud Dengan Iklan dan Jenis-Jenisnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Iklan – Sekarang ini kita hidup dimana iklan ada di mana-mana. Sulit membayangkan ada suatu daerah yang tidak ada iklan. Iklan dengan mudah ditemukan di jalanan, kendaraan, kampus, koran, televisi, medsos, blog, atau di media elektronik lainnya.

Bahkan di tempat terpencilpun, selalu ada orang yang memasang iklan untuk mempromosikan produknya.

Dengan iklan, seakan-akan mereka ingin memberi pesan “inilah yang kami punya untukmu dan inilah cara mendapatkannya”. Walau iklan identik untuk kepentingan komersial, ada banyak iklan lainnya yang sifatnya mengajak. Misalnya iklan layanan masyarakat untuk menjauhi narkoba, wajib belajar 9 tahun, hidup sehat, dll.

Apa itu iklan?

Walaupun sudah familiar dengan iklan dan melihat iklan tiap hari, tapi tahukah kalian apa yang dimaksud dengan iklan? Berikut ini beberapa pengertian iklan menurut beberapa ahli

•Menurut Kotler, iklan adalah segala bentuk promosi ide, barang, atau jasa yang dilakukan oleh sponsor dan harus berbayar

•Wright mengatakan iklan adalah proses komunikasi yang memiliki kekuatan sangat besar sebagai alat promosi dalam menjual barang

•Wells menyatakan bahwa iklan adalah bentuk komunikasi yang dibayar oleh sponsor menggunakan media massa dan bertujuan untuk mempengaruhi audiens

•Sedangkan Gilson & Berkman berpendapat berpendapat iklan adalah komunikasi persuasif yang dirancang untuk menghasilkan respon dan membantu mencapai tujuan pemasaran

•Sedangkan menurut ahli marketing Indonesia, Rheinald Kasali, iklan merupakan pesan yang disampaikan kepada publik dengan tujuan menawarkan produk melalui media

Sedangkan pengertian iklan secara sederhana dan modern adalah komunikasi berbayar yang dimaksudkan untuk memberi tahu orang tentang sesuatu, dengan tujuan mempengaruhi mereka untuk membeli atau mencoba sesuatu tersebut.

Setelah mengetahui apa yang dimaksud iklan, setidaknya ada beberapa kata kunci yang menjadi ciri iklan yaitu komunikasi, berbayar, dan bersifat mengajak.

Jenis-jenis iklan

Ada banyak cara yang dilakukan untuk mengiklankan merek atau produk. Tapi tujuan mereka tetap satu, yaitu mempengaruhi dan mengajak orang untuk melakukan pesan yang ada pada iklan tersebut. Nah agar iklan bisa bekerja efektif, kita perlu hati-hati dan cermat dalam memilih jenis iklan yang tepat.

Berikut ini beberapa jenis iklan paling populer yang sering ditampilkan di berbagai media,

•Berdasarkan medianya

1.Iklan media sosial

Kalau tadinya medsos hanya dijadikan ajang perkenalan atau update status, saat ini media sosial telah menjadi salah satu cara promosi paling efisien. Karena beriklan di Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, dll membuat pesan kita bisa dilihat lebihh banyak orang.

Yang paling penting dalam beriklan di media sosial adalah bagaimana memilih platform yang sesuai dengan produk yang ditawarkan. Misalnya, pengunjung di Instagram memiliki karakter berbeda dengan LinkedIn. Jadi, tentukan siapa yang menjadi target dan platform apa yang tepat.

2.Iklan mesin pencari

Search engine marketing (SEM) merupakan iklan berbayar dimana pengiklan membayar atas beberapa kata kunci sehingga produknya akan tampil di mesin pencari saat kata kunci tersebut diketikkan oleh pengguna internet. Salah satu yang populer adalah google adwords atau google ads.

3.Email

Di zaman internet ini email menjadi identitas yang wajib dimiliki setiap orang. Mereka menggunakannya untuk berkorespondensi dengan teman, transaksi online, pekerjaan, dan keperluan lainnya. Dan orang yang memiliki email dianggap melek teknologi serta akan cek email setiap hari.

Karena itulah banyak yang mengiklankan produk atau layanan yang ditawarkan melalui email. Sah-sah saja kalau ada perusahaan kalau menyasar email ke calon pelanggan, tapi alangkah baiknya kalau mereka mengirim email kepada pelanggan tetapnya.

Karena seringkali iklan via email pada orang yang belum dikenal justru membuat penerima email tidak nyaman. Berbeda kalau perusahaan mengirim email ke pelanggan tetap, pelanggan tersebut akan merasa diperhatikan dan diperlakukan sebagai “orang dalam”.

4.Surat kabar atau majalah

Iklan melalui koran sudah ada jauh sebelum munculnya internet. Tapi sampai saat ini masih sangat efektif dan memiliki penggemar setia. Masih banyak yang menunggu koran di pagi hari untuk jual beli tanah, mobil, atau mencari iklan lowongan kerja.

Selain itu, hampir semua media cetak memiliki versi website. Sehingga gabungan antara koran digital dan konvensional ini menghasilkan pemasaran yang menjangkau seluruh negeri.

5.Iklan televisi atau radio

Walaupun sudah bukan favorit pengiklan, tapi masih banyak perusahaan yang mempromosikan produk dan jasa di radio atau televisi. Iklan jenis ini sebenarnya memiliki risiko besar, karena pemirsa bisa dengan mudah mengganti channel saat iklan tayang.

Perusahaan juga harus membayar sangat mahal untuk beriklan di televisi, apalagi untuk beriklan di prime time atau di acara-acara berating tinggi.

•Berdasarkan konten

6.Layanan masyarakat

Iklan jenis ini biasanya tidak bertujuan profit. Tapi lebih untuk memberikan ajakan serta edukasi pada masyarakat untuk berbuat kebaikan atau waspada terhadap sesuatu yang dianggap buruk. Misalnya ajakan menjaga kebersihan lingkungan, menghemat BBM, jam belajar masyarakat, maupun menjauhi miras dan narkoba.

Pesan sosial ini kebanyakan disampaikan oleh instansi pemerintah atau lembaga non profit, seperti LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Lembaga tersebut berharap masyarakat memiliki kesadaran terhadap pesan yang diiklankan tersebut.

7.Pengumuman

Iklan jenis ini bertujuan untuk memberikan informasi pada masyarakat mengenai suatu kebijakan, kejadian, atau kegiatan. Pengiklan berharap khalayak ramai bisa segera menerima informasi dengan segera. Misalnya pengumuman tentang kenaikan harga BBM, pemadaman listrik, penerimaaan mahasiswa, dll.

8.Bisnis

Iklan bisnis atau niaga biasanya dilakukan perusahaan untuk menawarkan atau mempromosikan produk dan jasanya pada masyarakat. Mereka berharap iklan mampu meningkatkan penjualan dan pada akhirnya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.

9.Iklan outdoor

Out of Home Advertising (OOH) atau iklan outdoor merupakan iklan apa saja yang terlihat di luar rumah. Baliho, papan billboard, maupun pamflet masih dianggap sebagai cara efektif pemasaran.

Bahkan sekarang bus, mobil, maupun kereta telah dijadikan ajang beriklan. Karena ada banyak orang yang akan melewati dan melihat papan iklan di tempat-tempat tersebut.

Hal penting dalam iklan luar ruangan adalah membuat desain grafis yang mudah dibaca dan dipahami. Karena biasanya orang melewati iklan tersebut dalam waktu sangat singkat.

Untungnya, iklan outdoor ini sekarang tersedia dalam versi digital dan semakin menarik. Bahkan ada yang berbentuk objek yang bisa bergerak-gerak, maupun gambar 3D.

Faktor yang membuat iklan berhasil

Setelah paham dengan apa yang dimaksud dengan iklan, lalu bagaimana cara agar iklan bisa bekerja secara maksimal? Hampir semua iklan ingin terlihat menonjol dari kompetitornya. Namun yang terbaik adalah bagaimana agar iklan mampu menyentuh emosi orang.

Banyak perusahaan yang menampilkan iklan yang lebih dari sekedar berjualan, tapi menciptakan hubungan konsumen dan brand. Iklan yang paling sukses adalah yang bisa mendatangkan konsumen baru, tapi di saat bersamaan, pelanggan lamanya juga semakin loyal. Berikut ini beberapa kunci sukses saat memasang iklan

1.Pesan yang tepat

Yang paling penting dalam beriklan adalah pesan yang tepat, sederhana, dan audiens bisa menerimanya dengan nyaman. Iklan yang berhasil biasanya tidak secara eksplisit atau secara langsung mengatakan untuk membeli produk.

Tapi pengiklan berusaha menarik emosi konsumen dan menyampaikan alasan tersirat kenapa orang harus menggunakan produk mereka.

2.Iklan yang sesuai target audiens

Akan lebih efektif kalau iklan disampaikan pada audiens yang pas. Iklan pembalut wanita terasa kurang pas kalau disiarkan di televisi pada acara film kartun anak-anak. Menentukan target iklan serta beriklan di waktu dan tempat yang tepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan iklan.

3.Menarik perhatian

Iklan seringkali gagal menarik perhatian karena tampilan iklan yang “terlalu standar”. Makanya terkadang kita perlu membuat desain iklan yang unik dan berbeda. Iklan yang terlihat mencolok bisa menarik perhatian orang sehingga memperbesar peluang dalam mendapat pelanggan

4.Evaluasi

Setelah iklan tayang, kalian perlu memantau dan mengevaluasi pengaruh iklan terhadap brand. Bagi kalian yang memasang iklan di internet, pastinya bisa memantau dengan lebih mudah. Kalian bisa memantau jumlah pengunjung yang melihat iklan, yang meng-klik, serta berapa yang akhirnya bertransaksi.

Nah sudah tahu kan apa yang dimaksud dengan iklan, macam-macamnya, serta faktor apa saja yang membuat iklan berhasil. Sekarang saatnya menjalankan iklan kalian. Ada banyak pilihan, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan beriklanlah dengan bijak.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *