Alasan Kenapa Kita Harus Belajar Android Studio

Belajar Android Studio – Sekarang ini smarphone sudah menjadi benda berharga dalam kehidupan manusia. Hampir tidak ada seorangpun yang tidak membutuhkan benda kecil yang bernama smartphone. Kalau dilihat dari sistem operasi (OS) yang digunakan, maka ada dua jenis smartphone yang paling banyak dipakai yaitu Android dan iphone.

Tapi diantara dua OS ini, tidak bisa dipungkiri kalau Android merupakan yang paling banyak digunakan pabrikan smartphone di dunia. Bahkan Android telah digunakan juga sebagai OS untuk tablet, TV, jam tangan, kamera digital, dan alat elektronik lainnya.

Lalu apa alasan Android paling banyak digunakan di smartphone? Alasannya karena Android merupakan sistem operasi open source. Dengan begitu, siapa saja bisa mendownload source code Android untuk kemudian diaplikasikan di perangkat yang mereka ciptakan sendiri.

Karena itu tidak mengherankan kalau pabrikan besar seperti Samsung, LG, Motorola, Nokia, Xiaomi, OPPO, Huawei, dll menggunakan source code Android dalam produksi smartphonenya. Selain itu, Android juga membuka kesempatan siapa saja untuk mengembangkan aplikasi yang bisa dijalankan di Android.

Mungkin ada di antara kalian yang bertanya-tanya bagaimana cara membuat aplikasi berbasis Android? Nah inilah fungsi Android Studio. Yaitu untuk memudahkan developer dalam menciptakan aplikasi berbasis Android. Dan kali ini kita akan mengulas mengenai apa itu Android Studio serta manfaat mempelajarinya.

Apa itu Android Studio?

Android studio adalah Integrated Development Environmwnt (IDE) yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android. Singkat kata, fungsi utama Android Studio sebagai editor code atau untuk menulis, mengedit, menjalankan souce code serta menyimpan file-file pendukung lainnya.

Semua itu bisa dilakukan hanya dengan satu aplikasi Android Studio yang menggunakan bahasa Java sebagai bahasa pemrograman utama.

Sebelum ada Android Studio, developer biasanya mengembangkan aplikasi dengan Eclipse IDE, yaitu IDE Java yang support untuk berbagai bahasa Pemrograman. Dan saat inipun Google telah resmi meninggalkan Eclipse IDE dan berpindah ke Android Studio.

Android Studio yang pertama kali dirilis pada 2014 ini diyakini memudahkan manajemen file dalam pembuatan aplikasi. Selain itu, Android Studio juga memungkinkan pengembang untuk mengakses SDK atau Android Software Development Kit.

SDK merupakan ekstensi dari kode Java, sehingga source code yang ditulis dalam bahasa Java bisa dijalankan di perangkat Android. Jadi kalian bisa menulis program dalam bahasa Java, lalu SKD akan menjalankan program tersebut di Android.

Alasan kenapa harus belajar Android Studio?

Sebenarnya ada banyak tool lain yang bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi, tapi kenapa kita harus memilih Android Studio? Alasan utamanya karena kemudahan. Banyaknya fitur yang ada di Android Studio memudahkan seorang pemula membuat aplikasi Android.

Dan meskipun Android Studi memerlukan RAM yang cukup besar, tapi tampaknya developer tidak mempermasalahkannya. Karena banyaknya kelebihan Android Studio membuat mereka melupakan kekurangannya. Nah ingin tahu apa saja kelebihan lain dari Android Studio? Ini dia jawabannya.

1.Instant run

Instant run merupakan salah satu fitur paling penting. Dengan fitur ini kita bisa mengembangkan aplikasi dengan lebih cepat. Jika kalian telah selesai menyusun sebuah aplikasi, kalian bisa menjalankan dan meng-compilenya dengan perintah run. Selanjutya terbentuklah file program yang disebut APK.

Nah APK itulah yang kita kirimkan ke perangkat smartphone, baik via emulator maupun langsung ke perangkat. Sebagai pengembang, kalian pasti akan terus memperbaiki program yang kita buat tadi. Adanya Instant run tadi membuat kalian bisa melakukan perubahan program tanpa harus men-compile ulang.

2.Intelligent code editor

Menggunakan Android Studio juga terasa lebih nyaman karena adanya fitur intelligent code editor. Karena nyaman, maka kalian bisa menuliskan ode program dengan lebih tepat, lebih cepat, dan akhirnya lebih produktif.

Fitur ini mampu memberikan saran kalau ada kelas yang telah terpasang dan kita bisa langsung memasukkan kode tersebut. Cara ini pastinya membuat kita bisa meminimalisir kesalahan saat menyusun kode program.

3.Fitur emulator sangat lengkap

Emulator berfungsi agar kita bisa mensimulasi progam yang dibuat tanpa harus menguji ke perangkat secara langsung. Salah satu alasan menguji coba di emulator terlebih dulu adalah pengujian bisa lebih cepat dan lebih mudah, dibanding harus menguji langsung ke perangkat yang sebenanrnya.

Nah untungnya emulator bawaan Android Studio menyediakan hampir semua fitur Android yang ada di “dunia nyata”. Jadi kalian bisa melakukan simulasi beberapa fungsi Android seperti mengakses GPS, membuka Google Play Store, melakukan panggilan, dll. Fitur emulator yang lengkap ini juga mempermudah pemula dalam belajar Android Studio.

4.Bisa digunakan untuk berbagai macam perangkat

Android Studio menyediakan lingkungan yang membuat kalian bisa mengembangkan berbagai perangkat berbasis Android. Sehingga Android Studio support untuk mengembangkan Android TV, tablet, Android auto, Android wear, dan masih banyak lagi.

Struktur fungsi yang ada juga memungkinkan kalian bisa mengembangkan berbagai perangkat dengan teratur serta mengujinya sesuai keinginan.

5.Support untuk beberapa bahasa pemrograman

Bahasa Java masih menjadi bahasa pemrograman terpopuler sekaligus terbaik untuk Android. Tapi ternyata Android Studio juga sangat support dengan bahasa pemrograman lainnya seperti C, C++, Kotlin, maupun XML.

Tapi kalau kalian masih pemula, sangat disarankan untuk menggunakan bahasa Java terlebih dahulu. Kenapa? Karena kalian bisa menemukan sumber belajar bahasa Java dengan sangat mudah.

Selain itu, sebagian besar tutorial Android Studio masih menggunakan bahasa Java. Sehingga memaksa diri menggunakan bahasa lain justru mempersulit proses belajar kalian.

6.Layout

Seperti halnya Eclipse IDE, layout di Android Studio juga terdiri dari dua mode, yaitu design dan text. Mode defaultnya adalah mode design. Untuk meilihat text XML, kalian bisa ubah ke mode text.

Nah Anroid Studio juga memiliki satu lagi kelebihan, yaitu kalian bisa memilih preview sehingga bisa melihat design dan text secara bersamaan. Pilihan ini membuat kalian tidak harus merubah-rubah dari text ke design hanya untuk melihat desain yang dihasilkan kode XML.

Selain layout yang bersahabat, ada beberapa fitur lain yang membantu kalian bekerja lebih efektif, seperti Vector Asset Studio, Editor Terjemahan, Penganalisa APK, dll.

Banyaknya pengguna Android di seluruh dunia jelas menjadi peluang emas bagi siapa saja untuk terjun di bisnis ini. Menjadi Android Developer juga menjadi kesempatan bagi kalian untuk membuat aplikasi yang memudahkan pekerjaan banyak orang.

Selain itu ada banyak perusahaan besar yang memerlukan skill Android Developer, tapi sayangnya belum banyak orang yang terjun dan mahir di bidang ini. Kalaupun tidak bekerja untuk perusahaan, kalian bisa juga melakukannya secara freelance, sehingga bisa tetap menghasilakan uang dari rumah

Nah sekarang kembali pada kalian apakah ada kemauan untuk mempelajari Android atau sudah puas menjadi pengguna. Bagi kalian yang ingin maju, salah satu caranya adalah dengan belajar Android Studio. Selamat mencoba dan sukses selalu ya!

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *