Contoh Narrative Text Legend Terkenal Dari Sumatera

INFO LENGKAP KERJA DI JERMAN/JEPANG DAN KURSUS BAHASA JERMAN, ISI BIODATA DISINI

Contoh Narrative Text Legend- Narrative text legend adalah cerita rakyat dimasa lampau yang berbentuk narasi, dan cerita ini berdasarkan oleh satu objek yang masih bisa kita lihat hingga saat ini. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki narrative text legend paling banyak.

Hal itu bisa kita lihat dari banyaknya contoh narrative text legend paling banyak, bahkan setiap daerah memiliki narrative text legend sendiri, dan nan tentu object yang diceritakan juga masih bisa kita lihat saat ini.

Berikut ini akan di lampirkan contoh narrative text legend dari beberapa daerah di Indonesia dan yang paling terkenal.

Batu Malin Kundang

Batu Malin Kundang adalah salah satu narrative text legend yang biasa kita baca saat berada di bangku sekolah dasar, cerita tengan thema tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya inmk menjadi sebuah pembelajaran berharga bai anak-anak.

Malin Kundang is a child of a poor widow, so the mother fought alone to raise Malin Kundang. Initially Malin Kundang was a good child and according to his mother, so one day he asked his mother for permission to wander to change his destiny.

His mother’s heart was heavy to let go of Malin Kundang, but for the good of his son’s life, his mother finally let go of his son’s departure. And Malin Kundang promised to go home if he had earned a more decent life.

Baca Juga  8 Jenis Contoh Past Tense

Until several years wandering Malin had never visited his mother, he had become a wealthy merchant who had many men and had a beautiful wife. He almost forgot his poor mother.

Until one day his wife asked them to visit his homeland to visit his mother, but Malin Kundang lied saying that his father and mother had long since died, but his wife still whined so they would visit Malin Kundang’s birthplace. Finally Malin Kundang agreed and finally they left.

Arriving at Malin Kundang’s hometown in Padang, West Sumatra, he got off his boat and was greeted by many people, and his mother was in the crowd. His mother was surprised and happy to see his son’s arrival. His mother shouted

“My son Malin Kundang, have you come my child?”

Seeing her old, and neglected mother, Malin Kundang was embarrassed to admit her mother and said.

“Hey crazy, why are you claiming to be my mother? My father and mother have long since died. ”

Malin Kundang’s mother was sad to hear it and she went crying, and said

“If you’re not my son Malin Kundang, I’m sorry. But if you are my son, I curse you into stone. ”

Malin Kundang was about to go home and board his ship, but in the middle of the road heavy rain accompanied by lightning, and suddenly lightning struck Malin Kundang and became a stone.
Kirim umpan balik

Artinya:

Malin Kundang adalah anak dari seorang janda miskin, sehingga si ibu berjuang sendiri untuk membesarkan si Malin Kundang. Awalnya Malin Kundang adalah anak yang baik dan nurut pada ibunya, hingga pada suatu hari dia meminta izin pada ibunya untuk merantau untuk mengubah nasib.

Baca Juga  Cara Menguasai Kata Kerja V1 V2 V3 dengan Cepat

Berat hati ibunya untuk melepaskan Malin Kundang namun demi kebaikan kehidupan anaknya akhirnya ibunya melepaskan kepergian anaknya. Dan Malin Kundang berjanji akan pulang jika dia sudah mendaptkan kehidupan yang lebih layak.

Hingga beberpa tahun merantau Malin tak pernah mengunjungi ibunya, dia sudah menjadi saudagar kaya yang memiliki banyak anak buah dan memiliki istri yang cantik. Dia hampir melupakan ibunya yang miskin.

Hingga Suatu Hari istrinya meminta supaya mereka berkunjung ke tanah kelahirannya untuk mengunjungi ibunya, namun Malin Kundang berbohong mengatakan bahwa ayah dan ibunya sudah lama meninggal, tetapi istrinya tetap merengek supaya mereka mengunjungi tanah kelahiran Malin Kundang. Akhirnya Malin Kundang menyetujui dan akhirnya mereka pergi.

Setibanya di kampung halaman Malin Kundang di Padang Sumatera Barat , dia turun dari kapalnya dan disambut banyak orang, dan ibunya ada dikeruman orang tersebut. Ibunya terkejut sekaligus senang melihat kedatangan anaknya. Ibunya beerteriak

“Anakku Malin Kundang, engkau sudah datang anakku?”

Melihat ibunya yang tua, dan tidak terurus Malin Kundang malu mengakui ibunya dan berkata.

“Hei orang gila, kenapa kau mengaku-ngaku ibuku? Ayah dan ibuku sudah lama meninggal.”

Ibu Malin Kundang sedih mendengarnya dan dia pergi menangis, dan berkata

“Jika kau bukan Anakku Malin Kundang, aku minta maaf. Tetapi jika engkau anakku, kukutuk engkau menjadi batu.”

Malin Kundang hendak pulang dan menaiki kapalnya, namun dipertengahan jalan hujan turun deras disertai kilat, dan tiba-tiba petir menyambar Malin Kundang dan menjadi batu.

KERJA di JERMAN dan JEPANG GRATIS? ISI BIO LENGKAP DISINI
Baca Juga  Mau Studi ke Amerika? Yuk Gabung Kursus GED Jakarta Terbaik

Itulah contoh narrative text legend yang terkenal dari sumatera barat, semoga bermanfaat bagi anda anda yang sedang mencari contoh narrative text legend.

(Visited 1,215 times, 1 visits today)

Leave a Reply