Letak Astronomis Perancis Lengkap Dengan Profil Negaranya

Letak Astronomis Perancis – Siapa tak kenal Perancis? Perancis merupakan negara yang terkenal dengan menara Eiffelnya, keindahan alamnya, bahasanya yang seksi, sepakbola, dan masih banyak lagi.

Pengaruh Perancis dalam politik, ekonomi, dan budaya juga sudah terasa dari jaman dulu. Bahkan pada pertengahan abad 17 hingga 19, wilayah kekuasaan Perancis membentang dari Asia hingga Afrika Barat.

Di kalangan negara Eropa sendiri, Perancis memiliki pengaruh kuat. Bersama Jerman, Italia, dan negara-negara Benelux (Belanda, Belgia, Lukseburg), Perancis menjadi salah satu negara yang ikut mendirikan Uni Eropa. Perancis juga menjadi kekuatan besar dalam ekonomi dengan menempati PDB terbesar ke-6 dunia.

Nah ingin tahu banyak hal tentang negara Perancis? Yuk simak ulasan ini

Letak astronomis Perancis

Bicara tentang letak astronomi, berarti tidak bisa lepas dari garis lintang dan garis bujur. Masih ingat kan dengan dua istilah ini?

Kita mengenal lintang utara dan selatan, berarti garis lintang ini berupa garis imajiner yang mengelilingi bumi secara horizontal. Garis lintang digunakan untuk mengetahui posisi suatu daerah terhadap garis khatulistiwa.

Adapun garis bujur mengelilingi bumi secara vertikal dan digunakan untuk menggambarkan apakah tempat tersebut berada di sebelah barat atau timur bumi.

Letak astronomis Perancis sendiri adalah pada 42° lintang utara hingga 51° lintang utara dan 5° bujur barat hingga 8° bujur timur. Ini menunjukkan Perancis berada di sebelah utara khatulistiwa. Kondisi astronomi ini menyebabkan Perancis memiliki iklim bervariasi.

Tapi seperti halnya negara Eropa Barat lainnya, sebagian besar wilayah Perancis beriklim laut sedang atau beriklim maritim. Iklim lautan banyak didapatkan di sepanjang pantai Atlantik dan Perancis Barat. Ini membuat perbedaaan suhu yang tidak terlalu ekstrim dan sering turun hujan.

Suhu terendah berkisar 9° C yang ada di kota Lille, sedangkan suhu tertingginya berkisar 19,5° C yang didapatkan di Strasbourg. Rata-rata curah hujan di Perancis berkisar 500 hingga 1200 mm tiap tahunnya. Iklim ini menyebabkan Perancis sangat cocok untuk bercocok tanam.

Sedangkan di bagian timur identik dengan iklim daratan atau continental, yang dicirikan dengan musim panas dengan suhu sangat tinggi dan musim dingin dengan suhu sangat rendah. Suhu musim dingin di wilayah ini bisa dibawah 0° C yang dibarengi turunnya salju.

Adapun iklim mediterania terjadi di Perancis bagian selatan. Suhu pada musim panas terasa sangat panas, sedangkan pada musim dingin cukup sejuk namun tetap kering. Pada musim gugur sering terjadi angin kencang dan hujan lebat yang justru menyebabkan banjir.

Letak geografis dan alam Perancis

Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa secara geografis Perancis terletak di Eropa Barat dan menjadi negara terluas di kawasan tersebut. Negara seluas 547.030 km2 ini berbatasan dengan beberapa negara Eropa lainnya.

Perancis sebelah utara berupa perairan yang berbatasan dengan Selat Inggris. Sedangkan Perancis timur laut berbatasan langsung dengan Belgia, Luksemburg, dan Jerman. Di sebelah barat berbatasan dengan Samudera Atlantik dan Teluk Biscay, sebelah selatan dengan laut tengah dan Spanyol, serta Swiss dan Italia di sebelah timur.

Perancis juga memiliki keadaan alam yang bervariasi dan bisa dikelompokkan dalam dua kategori berikut ini

Dataran rendah

Dataran rendah banyak terdapat di Perancis Barat. Daerah tersebut mendapat sumber pengairan dari Sungai Rhein yang sangat terkenal di Eropa. Selain itu terdapat juga sungai Loire, Seine, dan Garrone yang mengalir hingga samudera Atlantik.

Karena mendapat pengairan dari sungai-sungai besar, tidak mengherankan kalau Perancis bagian barat dikenal dengan hasil pertaniannya. Keadaan ini menjadikan Perancis sebagai salah satu negara eksportir pertanian utama di Eropa.

Dataran rendah juga bisa ditemui memanjang dari Perancis utara ke sebelah selatan. Adapun dataran rendah Perancis barat daya terdapat di Guyene dan daerah berpasir Landes.

Dataran tinggi

Deretan dataran tinggi bisa dijumpai dari Perancis bagian tengah membentang ke sebelah timur hingga berbatasan dengan negara tetangga. Perancis memiliki pegunungan Yura yang berbatasan langsung dengan Swiss.

Negara ini juga berbatasan dengan Italia melalui pegunungan Alpennya. Di deretan pegunungan Alpen ini terdapat titik paling tinggi Perancis, yaitu gunung Blanc yang memiliki tinggi 4800 meter di atas permukaan laut.

Sedangkan pegunungan Vosges menjadi pembatas dengan negara Jerman. Dataran tinggi juga bisa ditemukan di pegunungan Pyrenes yang menjadi batas Perancis dan Spanyol.

Keadaan geografis alam Perancis yang sangat eksotis menjadikan negara ini sebagai tujuan wisata utama di Eropa. Bahkan banyak yang meyakini Perancis menjadi tujuan wisata terbesar di seluruh dunia. Tiap tahun ada lebih dari 90 juta turis asing yang berkunjung ke Perancis.

Keadaan Penduduk Perancis

Data terbaru tahun 2019 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Perancis adalah 66,99 juta jiwa. Dengan luas wilayah 547.030 km2, berarti Perancis memiliki kepadatan penduduk sekitar 122 jiwa per km2. Mayoritas rakyat Perancis tinggal di kota besar seperti Paris, Marseille, Lyon, Lille, Nice, Nantes, maupun St. Ettiene.

Sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia, tingkat pendapatan per kapita warganya mencapai 41.287 USD atau Rp 564 Juta per tahin. Ekonomi Perancis banyak bertumpu pada bidang industri.

Beberapa industri Perancis yang memberikan pengaruh besar pada perekonomian nasional diantaranya teknologi, tambang, manufaktur, otomotif, farmasi, peternakan dan pertanian, serta pariwisata.

Teknologi di Perancis sangat terbantu dengan kekayaan sumber daya alamnya. Bahkan mereka mampu memanfaatkan alamnya menjadi energi terbarukan. Karena itu tidak heran kalau industri Perancis sangat maju dan membuka banyak kesempatan kerja. Sebagian besar orang Perancis bekerja di bidang industri dan teknik.

Rakyat Perancis juga banyak yang menjadi petani. Hasil utama pertanian Perancis berupa bit gula, apel dan gandum. Mereka juga banyak memelihara lembu dan biri-biri. Tapi petani Perancis sudah sangat modern dan menggarap tanahnya dengan mesin berteknologi tinggi.

Pemerintahan

Bentuk pemerintahan negara Perancis sama dengan Indonesia, yaitu Republik. Karena itu pemerintahan Perancis berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sedangkan jenis Republik yang dianut pemerintah Perancis berbentuk semi presidensial uniter.

Sistem ini menggabungkan Republik dengan sistem presidensil dan parlementer. Dalam sistem ini, Perancis memiliki dua pimpinan eksekutif, yatu Presiden dan Perdana Menteri. Presiden berperan sebagai Kepala Negara dan Perdana Menteri sebagai Kepala Pemerintahan.

Presiden Perancis dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu yang diadakan 5 tahun sekali. Adapun Perdana Menteri Perancis ditunjuk oleh Presiden. Perancis juga mengenal lembaga legislatif yang berfungsi mengawasi kerja eksekutif.

Bedanya, parlemen di Perancis terdiri dari majelis nasional yang menjabat selama 5 tahun dan senat yang dipilih 6 tahun sekali. Walau begitu, majelis nasional memiliki pengaruh lebih besar dalam menetapkan keputusan. Bahkan majelis nasional juga berhak untuk membubarkan kabinet.

Nah demikian tadi penjelasan lengkap tentang letak astronomis Perancis, geografis, keadaan masyarakat, serta bentuk pemerintahnnya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang negara Perancis.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *