Pengertian TOEFL dan Jenis Tes Yang Diakui di Indonesia

INFO LENGKAP KERJA DI JERMAN/JEPANG DAN KURSUS BAHASA JERMAN, ISI BIODATA DISINI

Pengertian TOEFL – Banyak pelajar Indonesia yang memimpikan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Mereka merasa banyak manfaat yang bisa didapatkan dari hidup mandiri sekaligus kuliah di negeri orang. Lalu apa syarat utamanya? Pastinya kalian harus memiliki kemampuan akademik dan prestasi memadai.

Selain itu, ada satu syarat mutlak yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Yaitu skill bahasa Inggris. Hampir semua negara mensyaratkan kemampuan ini, karena status bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Kalau kalian merasa kemampuan bahasa Inggrisnya masih rendah, sebaiknya persiapkan diri dari sekarang.

Nah kalau kita lihat syarat masuk universitas luar negeri maupun permohonan beasiswa, biasanya ada syarat nilai TOEFL minimal. Bahkan nilai TOEFL ini dipersyaratkan di hampir semua negara. Tapi apa sih sebenarnya pengertian TOEFL itu?

Test of English as a Foreign Languange atau TOEFL adalah uji keterampilan bahasa Inggris (aksen Amerika) bagi siapa saja yang berasal dari negara yang bahasa sehari-harinya bukan bahasa Inggris. Awalnya TOEFL digunakan sebagai syarat masuk universitas di Amerika Serikat.

Tapi sekarang hampir semua negara menerima tes yang diselenggarakan ETS (Educational Testing Service) ini. Bahkan TOEFL juga diperlukan kalau kalian ingin masuk S2/S3 Universitas dalam negeri, tes PNS, BUMN, serta perusahaan multinasional yang ada di Indonesia.

Baca Juga  15 Kata-Kata Bijak dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Sebenarnya kita mengenal ada 4 macam tes TOEFL. Yang 3 diselenggarakan oleh ITS, yaitu PBT (Paper Based Test), CBT (Computer Based Test), dan IBT (Internet Based Test). Sedang satu lagi TOEFL yang banyak diminta di tanah air, yaitu ITP (Institutional Testing Program).

Tapi sekarang ini hanya 2 jenis tes TOEFL yang paling sering digunakan, yaitu IBT dan ITP. Sedangkan PBT dan CBT sendiri merupakan TOEFL versi lama yang sangat jarang digunakan.

Lalu apa ya pengertian TOEFL IBT dan ITP?

TOEFL IBT

IBT adalah tes TOEFL yang dilakukan dengan komputer dan internet sebagai medianya. Tes yang diberlakukan sejak 2005 ini merupakan efek dari kemajuan internet. Bagi kalian yang menggunakan TOEFL untuk mendaftar universitas di luar negeri, TOEFL IBT inilah yang akan kalian jalani.

Berbeda dengan TOEFL versi lama yang lebih menekankan pada grammar, TOEFL IBT merupakan versi terbaru yang menguji kemampuan praktis, terutama listening, speaking, reading, dan writing.

Tes yang berlangsung sekitar 4 jam ini menggunakan sistem skoring antara 0-120. Jadi kalau kalian pernah melihat pengumuman yang mensyaratkan nilai TOEFL tidak lebih dari 120, dapat dipastikan itu adalah TOEFL IBT.

Untuk pendaftarannya, kalian bisa langsung register melalui www.ets.org/toefl. Dan karena tes IBT ini resmi dari ETS, maka biayanya juga lebih mahal, yaitu sekitar 160 sampai 250 USD untuk sekali tes.

TOEFL ITP

Pernahkah kalian melihat lowongan PNS yang mensyaratkan TOEFL minimal 450? Yang diminta pada lowongan itu pastilah TOEFL ITP. Karena ITP memang memberikan skor sampai 677.

Institutional Testing Program atau ITP sendiri merupakan merupakan tes TOEFL yang diadakan oleh unversitas dalam negeri atau lembaga bahasa Inggris. Walau begitu, secara kualitas soal, TOEFL ITP bisa dibilang sama dengan tes TOEFL dari ETS.

Baca Juga  Rumus Passive Voice 16 Tenses Beserta Contoh Kalimatnya

Adapun untuk tipe soal, ITP lebih mirip TOEFL PBT atau Paper Based Test yang sudah sangat jarang digunakan di Indonesia. Materi ujian ITP terbagi atas 3 bagian, yaitu listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension. Dan karena harus menjawab di atas kertas, jangan lupa membawa pensil 2B.

Untuk biaya, pastinya ITP jauh lebih murah. Kalian hanya akan diminta membayar sekitar Rp 600 ribu untuk sekali tes. Bandingkan dengan IBT yang ada di atas Rp 2,5 Juta.

TOEFL Test yang harus dipilih

Pemilihan tes TOEFL tergantung apa yang kalian butuhkan. Biasanya Universitas Amerika dan negara-negara Eropa hanya menerima TOEFL IBT sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris. Jadi sebaiknya kalian menjalani TOEFL IBT dari awal.

Sedangkan kalau skor TOEFL mau digunakan di dalam negeri atau beberapa negara Asia, kalian bisa memprioritaskan ikut TOEFL ITP. Dengan biaya murah dan lokasi tes yang lebih banyak, kalian sudah bisa mendapat sertifikat TOEFL sesuai kebutuhan.

KERJA di JERMAN dan JEPANG GRATIS? ISI BIO LENGKAP DISINI

Nah sekarang kalian sudah tahu kan pengertian TOEFL dan jenis TOEFL yang digunakan di Indonesia. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan mengenai TOEFL. Jadi, tes TOEFL mana yang kalian ikuti?

(Visited 41 times, 1 visits today)

Leave a Reply