beasiswa luar negeri

5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL

Beasiswa Luar Negeri – Mayoritas pelajar kita masih beranggapan bahwa kuliah di luar negeri memiliki prestise dan kualitas lebih dibanding di dalam negeri. Setidaknya hidup di luar negeri akan memberi banyak pengalaman unik. Kalian akan bergaul dengan mahasiswa dari berbagai negara serta berusaha beradaptasi dengan budaya negara setempat.

Tapi ternyata untuk bisa kuliah di luar negeri tidak semudah membalik telapak tangan. Biaya hidup dan biaya kuliah yang sangat tinggi masih menjadi kendala utama.

Salah satu cara yang dilakukan mahasiswa yang berasal dari ekonomi pas-pasan adalah dengan memburu beasiswa. Cara ini juga memerlukan perjuangan keras, terutama dalam mempersiapkan bahasa Inggris. Karena hampir semua lembaga pemberi beasiswa mensyaratkan skor TOEFL lumayan tinggi.

Skor TOEFL yang cukup tinggi ini juga sering membuat banyak mahasiswa ciut nyali dan mundur teratur. Tapi sebenarnya ada cara lainnya, yaitu mencari beasiswa luar negeri tanpa syarat TOEFL.

Baca juga ” Contoh Daily Conversation Bahasa Inggris Beserta Artinya “

Nah bagi yang merasa skill bahasa Inggrisnya kurang, kalian bisa mendaftar beasiswa S2 luar negeri tanpa syarat TOEFL berikut ini

Beasiswa Luar Negeri S2 Tanpa Syarat TOEFL

1.Beasiswa DAAD Jerman

Beasiswa ini pasti menjadi prioritas nomor satu bagi mahasiswa yang ingin lanjut pascasarjana ke Jerman. Karena beasiswa yang disponsori pemerintah Jerman ini setiap tahunnya menyediakan kuota yang sangat banyak.

Sebagai donatur beasiswa terbesar di dunia, DAAD telah memberikan dukungan bagi lebih dari 2 juta mahasiswa dari berbagai negara. Keuntungan mendapat beasiswa DAAD adalah mahasiswa bisa lebih fokus pada perkuliahan. Karena semua kebutuhan kuliah dan kebutuhan hidup sudah ditanggung DAAD.

Nah beasiswa luar negeri ini ternyata tidak mensyaratkan TOEFL lho. Tapi ini hanya berlaku bagi kalian yang mengambil program studi yang perkuliahannya disampaikan dalam bahasa Jerman. Tentu saja kalian harus menguasai bahasa Jerman dengan lancar.

Baca Juga  Mau ke Jerman? Yuk Kenali 35 Kalimat Dasar Bahasa Jerman

Dan sebagai bukti kemampuan bahasa Jerman, DAAD akan meminta kalian ikut tes bahasa Jerman DSH 2 atau TestDAF 4 hingga lulus level A2. Kedua tes DSH 2 dan TestDAF 4 ini tes kecakapan bahasa Jerman yang harus diikuti bagi orang yang ingin kuliah atau bekerja di Jerman. Gimana, menarik kan?

2.Beasiswa Eiffel

Siapa yang tidak ingin kuliah sambil menikmati keindahan Perancis? Tidak semua beruntung bisa kuliah ke Perancis, tapi ada banyak program beasiswa luar negeri yang membantu kalian mewujudkan mimpi. Salah satunya dengan apply beasiswa Eiffel.

Beasiswa yang disediakan kementerian luar negeri Perancis ini ditawarkan bagi mahasiswa non Perancis yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3. Dengan dukungan beasiswa Eiffel, mahasiswa S2 akan mendapat tunjangan bulanan sebesar 1.181 Euro.

Selain itu, pemerintah Perancis juga memberikan jaminan sosial, asuransi kesehatan, tiket pesawat pulang pergi, serta tunjangan transportasi lokal. Kalau memenuhi syarat, sangat mungkin mahasiswa mendapat tunjangan akomodasi.

Beasiswa Eiffel tidak menanggung biaya kuliah, tapi pemerintah Perancis sebenarnya memberi subsidi bagi mahasiswa asing yang kuliah di universitas negeri. Ini membuat biaya kuliah terasa lebih ringan.

Beasiswa ini ternyata menjadi salah satu beasiswa S2 luar negeri tanpa syarat TOEFL. Mahasiswa hanya diharuskan menguasai bahasa yang digunakan pada perkuliahan.

Bagi kalian yang mengambil program studi berbahasa Perancis, setidaknya harus lulus tes bahasa Perancis pada level Delf B2. Nah kalau ternyata kalian sudah mahir berbahasa Perancis, jangan ragu untuk segera apply beasiswa Eiffel ya!

Selain beasiswa untuk level S2, ternyata ada juga beasiswa ke luar negeri tanpa TOEFL yang diperuntukkan bagi mahasiswa S1. Ingin tahu apa saja? Yuk simak beberapa beasiswa berikut ini

Baca Juga  Kuliah Gratis Tanpa Beasiswa Ke Jerman

beasiswa luar negeri

Beasiswa Luar Negeri S1 Tanpa TOEFL

3.Turkiye Burslari scholarship

Karena kemiripan sejarah dan budaya, banyak pelajar Indonesia yang tertarik menjadikan Turki sebagai negara tujuan kuliah. Untungnya lagi, ada banyak beasiswa luar negeri yang tersedia bagi pelajar Indonesia. Salah satunya beasiswa Turkiye Buslari.

Beasiswa yang sumber dananya berasal dari pemerintah Turki ini menawarkan full beasiswa untuk semua jenjang studi, dari S1 hingga S3. Pemerintah Turki akan menanggung semua kebutuhan mahasiswa hingga lulus. Beasiswa yang pendaftarannya sekitar Januari hingga Februari ini juga tidak mengharuskan skor TOEFL tertentu.

Karena memang sebagian besar universitas di sana menggunakan bahasa Turki. Dan jangan khawatir kalau tidak bisa bahasa Turki, sponsor akan memberikan pelatihan bahasa yang diadakan sebelum perkuliahan dimulai.

Yang lebih unik lagi, kita bisa mendaftar beasiswa Turkiye Burslari sekaligus mendaftar universitas yang kita tuju. Sehingga kalau kalian dinyatakan sebagai penerima beasiswa, otomatis diterima pula di universitas di Turki.

4.Monbukagakusho

Tujuan studi ternyata bukan hanya negara Eropa, tapi beberapa negara Asia juga menjadi tempat menarik untuk kuliah, salah satunya Jepang. Walau negaranya masih kalah besar dengan Indonesia, kemajuan negara Jepang membuat seluruh dunia kagum.

Lalu apa rahasia kemajuan Jepang? Apalagi kalau bukan kualitas sumber daya manusia yang lahir dari sistem pendidikan luar biasa. Karena itu tidak heran kalau semakin banyak pelajar Indonesia yang kuliah di Jepang.

Tercatat ada sekitar 2500 pelajar yang saat ini melanjutkan kuliah di Jepang. Sebagian besar dari mereka mendapat beasiswa, baik dari pemerintah Indonesia, Jepang, Perusahaan, mauun organisasi. Dan salah satu beasiswaluar negeri Jepang yang terkenal adalah Monbukagakusho atau MEXT.

Tidak hanya pascasarjana saja, Monbukagakusho juga menawarkan beasiswa bagi alumni SMA/SMK untuk lanjut S1 di Jepang. Mahasiswa bisa menuntut ilmu dengan sangat nyaman. Karena mereka akan mendapat tunjangan 117.000 Yen (Rp 15 juta), biaya kuliah ditanggung full, serta tiket Indonesia-Jepang pulang pergi.

Baca Juga  Keuntungan Ikut Kursus Bahasa Jerman di Bali

Beasiswa ini juga tidak mensyaratkan skor TOEFL. Sebagai penggantinya, mahasiswa diharuskan menunjukkan bukti skill bahasa Jepang dalam bentuk JLPT (Japanese Language Proficiency Test) minimal level 3.

5.KGSP (Korean Government Scholarship Program)

Ini dia satu lagi beasiswa luar negeri tanpa TOEFL yang bisa kalian coba. Tapi kalian wajib melampirkan salinan sertifikat TOPIK (Test of Proficiency in Korean). Beasiswa yang disponsori pemerintah Korea ini sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja.

Karena mereka akan menjamin semua kebutuhan mahasiswa, termasuk biaya kuliah selama 5 tahun (4 tahun kuliah S1 plus 1 tahun pelatihan bahasa), biaya hidup 800.000 Won per bulan, akomodasi 200.000 Won, biaya kesehatan 20.000 Won per bulan, dan tentu saja biaya perjalanan Indonesia-Korea pulang pergi.

Bahkan pihak sponsor juga memberikan bantuan saat kalian mengerjakan riset untuk skripsi. Gimana, tertarik mendaftar beasiswa KGSP?

Nah demikian tadi beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak memasukkan skor TOEFL sebagai syarat wajib. Walau begitu, kalian tidak bisa bersantai, karena kalian tetap harus menguasai bahasa setempat. Intinya, skill bahasa asing menjadi kewajiban bagi kalian yang ingin kuliah ke luar negeri. Selamat berjuang ya!!

beasiswa luar negeri

(Visited 20 times, 1 visits today)

Leave a Reply