8 Syarat Beasiswa S2 Luar Negeri Yang Harus Diketahui

Beasiswa S2 Luar Negeri – Kuliah S2 di luar negeri ternyata semakin diminati mahasiswa Indonesia. Tidak hanya berharap mendapat kualitas pengajaran yang lebih baik, mahasiswa juga bisa meningkatkan koneksi dan memperbaiki karir di masa depan.

Disamping itu, mahasiswa juga mendapat pengalaman tinggal di negara lain yang kehidupan, budaya, atau kondisi alamnya berbeda dengan negara sendiri.

Tapi kuliah Pascasarjana di luar negeri juga membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit, terutama dari segi biaya. Selain harus menyiapkan biaya kuliah, mahasiswa juga harus mempertimbangkan mahalnya biaya hidup di luar negeri. Karena itu banyak yang menganggap kuliah di luar negeri hanya bisa dilakukan orang kaya saja.

Padahal faktanya tidak seperti itu. Ada banyak mahasiswa dari keluarga sederhana yang bisa melanjutkan studi S2 ke luar negeri. Karena mereka mampu mendapat dukungan beasiswa yang mengantarkan mereka hingga kuliah ke Eropa, Amerika, Australia, atau negara Asia lainnya.

Intinya, mimpi kuliah luar negeri sangat mungin diwujudkan siapa saja. Yang penting kalian memiliki mimpi besar dan berkemauan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Karena memperoleh beasiswa S2 di luar negeri juga tidak semudah membalik telapak tangan. Karena kalian harus berhadapan dengan kompetitor yang sangat banyak.

Nah kali ini kami akan berbagi informasi beberapa syarat beasiswa S2 luar negeri yang harus kalian persiapkan. Simak terus ya.

1.Bukti kemampuan bahasa Inggris

Syarat beasiswa S2 luar negeri lumayan banyak, tapi satu syarat yang hampir pasti ada di seluruh beasiswa adalah skill bahasa Inggris yang mumpuni. Kedudukan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional nomor 1 menjadikan kalian harus bisa menulis, membaca, mendengar, dan berbicara dalam bahasa Inggris.

Kalian akan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara, jadi wajar saja kan kalau harus bisa berbahasa Inggris. Terlebih dalam dunia akademik yang pengajarannya berlangsung dalam bahasa Inggris.

Baca Juga  5 Cara Belajar Bahasa Inggris dengan Cepat

Dan untuk mendaftar beasiswa, kemampuan ini wajib ditunjukkan dalam bentuk sertifikat. Pendaftar beasiswa S2 luar negeri biasanya harus memiliki nilai minimal IELTS 6,5, TOEFL IBT 80, atau TOEFL PBT 550. Jadi agar terpilih, latih terus skill bahasa Inggris kalian ya!

2.Prestasi akademik

Pihak pemberi beasiswa atau sponsor pasti akan mengecek prestasi akademik yang kalian miliki. Karena prestasi akademik menjadi dasar bagi sponsor dalam menentukan kandidat. Mereka pasti ingin kandidat penerima beasiswa tidak bermasalah dengan akademik dan mampu mengikuti perkuliahan dengan baik.

Beberapa beasiswa mensyaratkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang S1 sekurang-kurangnya 3,0. Tapi alangkah baiknya kalau kalian berlajar keras dan memperoleh IPK setinggi-tingginya. Karena dengan IPK lebih tinggi, peluang terpilih juga makin besar.

Tapi prestasi akademik di sini tidak semata-mata IPK lo. Akan lebih baik lagi kalau kalian punya prestasi lain yang masih berhubungan dengan jurusan S2 yang dipilih. Misalnya saja hasil penelitian, karya ilmiah, atau terlibat dalam riset dosen.

Keunggulan dalam kegiatan ilmiah akan memperkuat kedudukan kalian dan menjadi nilai tambah dibanding kompetitor lainnya.

3.Prestasi non akademik

Pemberi beasiswa ternyata juga tidak hanya mencari mahasiswa yang bagus IPK-nya saja, tapi juga memiliki seabreg prestasi dan aktivitas non akadeik. Peluang mendapat beasiswa semakin besar kalau kalian pernah memenangkan lomba olahraga, debat, seni, ataupun lomba keagamaan.

Berbagai prestasi ini menjadi bukti bahwa kalian banyak bakat tapi tetap memiliki prestasi akademik bagus. Jadi jangan sia-siakan bakat kalian ya!

4.Pengalaman organisasi

IPK tinggi memang penting, tapi ada banyak mahasiswa yang lebih sukses karena aktif dalam organisasi mahasiswa. Ini berlaku juga dalam penentuan penerima beasiswa. Saat sesi interview, sponsor beasiswa biasanya akan menanyakan apakah kalian aktif dalam organisasi.

Karena aktif di organisasi menunjukkan kalau kalian tidak hanya berotak cerdas, tapi juga mampu bersosialisasi dan bisa bekerja dalam team. Nah jangan pernah menganggap remeh kegiatan organisasi kampus, sukarelawan, atau aktivitas sosial, karena pengalaman ini sangat bermanfaat di masa depan.

Baca Juga  Nama Hari Dalam Bahasa Inggris dan Cara Pelafalannya

5.Proposal riset

Saat apply beasiswa, ada kalanya kalian sudah harus membuat proposal riset untuk thesis. Atau ada juga formulir beasiswanya menanyakan seputar riset yang akan kita lakukan. Intinya, kalian harus memiliki rencana riset sedari awal.

Kalau kalian merencanakan penelitian dengan matang, itu berarti kalian memang serius dan bersungguh-sungguh dalam menjalani studi. Karena tujuan utama kita ke luar negeri memang untuk menuntut ilmu dan menyelesaikan riset, bukan sekedar bersenang-senang.

6.Rekomendasi

Syarat lain yang tidak kalah penting adalah surat rekomendasi. Biasanya pemberi beasiswa akan meminta 2 atau 3 surat rekomendasi dari dosen yang benar-benar mengenal kemampuan kita. Kalian bisa meminta pada dosen pembimbing skripsi, profesor, atau dari atasan (bagi yang bekerja).

Nah bagi yang ingin memburu beasiswa S2 luar negeri, jangan lupa selalu menjaga hubungan baik dengan dosen-dosen kita ya! Apalagi dengan profesor. Karena seringkali gelar akademis pemberi rekomendasi sangat berpengaruh pada hasil penentuan penerima beasiswa.

Surat rekomendasi dari Profesor atau yang memiliki jabatan tinggi sangat bernilai di hadapan sponsor beasiswa. Mereka sangat percaya dengan kredibilitas seorang profesor. Dan kalau profesor sudah memberi rekomendasi, berarti kalian dipercaya memiliki kompetensi dalam bidang ilmu tersebut.

7.Motivation letter

Di luar persyaratan akademis, salah satu yang harus disiapkan dalam mendaftar beasiswa S2 ke luar negeri adalah motivation letter. Prestasi akademik yang bagus bisa tidak terlalu terlihat kalau motivation letter kalian tidak meyakinkan.

Singkat kata, motivasi letter yang baik bisa menjadi senjata ampuh yang memuluskan jalan kalian kuliah di luar negeri.

Di sinilah kesempatan kalian untuk menjelaskan alasan yang membuat kalian mendaftar serta alasan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk menerima beasiswa. Tapi kalian juga harus jujur dan jangan dilebih-lebihkan ya.

Baca Juga  10 Contoh Short Message Berbahasa Inggris

Jangan sampai hanya karena ingin membuat motivation letter meyakinkan, kalian justru copy paste milik orang lain.

Ceritakan apa adanya bagaimana kepribadian kalian, tujuan mendaftar beasiswa, motivasi, apa saja pencapaian atau prestasi yang sudah kalian dapatkan, serta kontribusi apa yang sudah dilakukan di bidang ilmu tersebut. Dan semua ini harus kalian tulis dalam bahasa Inggris yang sesuai aturan tata bahasa.

8.Curriculum Vitae

Beberapa sponsor beasiswa ada yang ingin tahu detail dengan diri kalian dan meminta untuk mengirimkan Curriculum Vitae atau CV. Usahakan menyusun CV yang kreatif, detail, dan membuat sponsor benar-benar mengetahui semua hal tentang diri kalian.

Kalian harus bisa membuat CV yang menggambarkan diri kalian dan perbedaannya dibanding kandidat lainnya. Karena itu bagi kalian yang masih kuliah S1, sekaranglah saat yang tepat untuk memperbanyak skill, pengalaman, dan kompetensi. Berbagai kemampuan yang dimiliki akan memperkaya portofolio kalian dalam CV.

8 syarat beasiswa S2 luar negeri hal di atas merupakan syarat umum yang biasa diminta sponsor. Walaupun demikian tiap sponsor bisa saja mencantumkan persyaratan yang tidak biasa.

Misalkan saja ada syarat beasiswa S2 LPDP luar negeri yang mengharuskan mahasiswa untuk kembali ke tanah air setelah studi selesai. Wajar saja kalau mahasiswa diharapkan segera pulang dan memberikan kontribusi untuk negara. Karena memang beasiswa LPDP ini disponsori pemerintah Indonesia yang dananya berasal dari rakyat.

Pada akhirnya semua kembali pada diri kita masing-masing, apakah memiliki kemauan yang cukup untuk mengejar beasiswa luar negeri dan mempersiapkannya dari sekarang? Nah selamat berjuang ya!

(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *