Mengenal 2 Huruf Jepang Dasar – Hiragana dan Katakana

Huruf Jepang – Apakah kalian termasuk orang yang ingin belajar bahasa Jepang tapi bingung dengan hurufnya? Tenang, kalian tidak sendiri. Ada banyak orang yang “ketakutan” dengan huruf Jepang. Seperti halnya bahasa Cina, Korea, dan Arab, huruf Jepang merupakan salah satu alfabet yang sulit dipelajari.

Tapi meskipun nampak sulit dipahami, belajar huruf Jepang ternyata tidak sesulit yang kalian bayangkan. Nah kali ini kami akan berbagi beberapa informasi yang akan membantu kalian bisa membaca, menulis, serta memahami bahasa Jepang.

Alfabet dan penulisan huruf Jepang

Kalau sebagian besar negara menggunakan sistem alfabet latin “ABCD”, maka sistem penulisan Jepang terdiri dari tiga sistem: hiragana, katakana, dan kanji. Hiragana dan katakana disebut juga kana. Huruf kana ini menjadi dasar dalam penulisan bahasa Jepang dan lebih mudah dipelajari.

Karena itu, kalian diwajibkan menguasai huruf kana terlebih dulu sebelum beralih ke huruf kanji. Sedangkan simbol kanji terdiri dari puluhan ribu karakter yang berasal dari Tiongkok. Banyaknya karakter kanji membuatnya terasa menakutkan bagi sebagian besar orang. 

Tapi jangan khawatir, tidak semuanya harus dihapal. Karena saat ini hanya sekitar 300-an karakter yang umum digunakan di Jepang. Nah sebelum belajar kanji lebih jauh, yuk kenali dulu dua jenis huruf Jepang dasar, hiragana dan katakana

Huruf hiragana

Bersama huruf katakana, hiragana merupakan jenis alfabet Jepang yang digunakan untuk menuliskan suku kata. Setiap karakter kana (katakana atau hiragana) biasanya menggambarkan satu suku kata. Karakter hiragana digunakan untuk menuliskan kosakata Jepang asli yang tidak ada padanannya pada kanji.

Tapi huruf hiragana juga digunakan sebagai panduan dalam pengucapan huruf kanji. Sistem bantuan cara membaca ini disebut juga dengan furigana.

Total ada 46 karakter dalam suku kata hiragana yang terdiri dari 40 kombinasi konsonan-vokal, 5 vokal singular, dan 1 konsonan singular. Berikut ini daftar huruf hiragana Seion atau hiragana dasar, yaitu hiragana yang belum dikombinasikan dengan karakter lainnya

Kolom “a”Kolom “I”Kolom “u”Kolom “e”Kolom “o”
Baris “a”

a

i

u

e

o

Baris “ka”

ka

ki

ku

ke

ko

Baris “sa”

sa

shi

su

se

so

Baris “ta”

ta

chi

tsu

te

to

Baris “na”

na

ni

nu

ne

no

Baris “ha”

ha

hi

fu

he

ho

Baris “ma”

ma

mi

mu

me

mo

Baris “ya”

ya

yu

yo

Baris “ra”

ra

ri

ru

re

ro

Baris “wa”

wa

wo

n

Selain hiragana dasar, dikenal juga hiragana dakuon dan hiragana yoon, yaitu hiragana dasar yang ditambahi tanda tertentu sehingga merubah pelafalan. Berikut ini penulisan dari huruf hiragana dakuon yang ditandai dengan tambahan (“) serta (°) di sebelah kanan hiragana dasar

Kolom “a”Kolom “I”Kolom “u”Kolom “e”Kolom “o”
Baris “ga”

ga

gi

gu

ge

go

Baris “za”

za

ji (zi)

zu

ze

zo

Baris “da”

da

ji (di)

zu (du)

de

do

Baris “ba”

ba

bi

bu

be

bo

Baris “pa”

pa

pi

pu

pe

po

Huruf katakana

Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa katakana dan hiragana disebut juga sebagai kana serta digunakan untuk menuliskan suku kata. Bedanya, kalau hiragana digunakan untuk menyampaikan kosakata Jepang asli, maka katakana digunakan terutama untuk menuliskan kosakata asing yang diserap ke dalam bahasa Jepang.

Berikut ini penulisan huruf katakana seion atau katakana dasar,

Kolom “a”Kolom “I”Kolom “u”Kolom “e”Kolom “o”
Baris “a”

a

i

u

e

o

Baris “ka”

ka

ki

ku

ke

ko

Baris “sa”

sa

shi

su

se

so

Baris “ta”

ta

chi

tsu

te

to

Baris “na”

na

ni

nu

ne

no

Baris “ha”

ha

hi

fu

he

ho

Baris “ma”

ma

mi

mu

me

mo

Baris “ya”

ya

yu

yo

Baris “ra”

ra

ri

ru

re

ro

Baris “wa”

wa

wo

n

 

Seperti halnya hiragana, huruf katakana juga memiliki versi dakuon dan yoon. Ini dia daftar huruf katakana dakuon,

Kolom “a”Kolom “I”Kolom “u”Kolom “e”Kolom “o”
Baris “ga”

ga

gi

gu

ge

go

Baris “za”

za

ji (zi)

zu

ze

zo

Baris “da”

da

ji (di)

zu (du)

de

do

Baris “ba”

ba

bi

bu

be

bo

Baris “pa”

pa

pi

pu

pe

po

 

Agar tahu pemakaian dari huruf katakana, yuk langsung kita lihat beberapa contoh kosakata serapan dari luar Jepang berikut ini

 

  • Hanbaagu (hamburger): ハ ン バ ー グ 
  • Itaria (Italia): イ タ リ ア
  • Ajia (Asia): ア ジ ア
  • Keki (cake): ケキ
  • Suupaa (supermarket): スーパ
  • Maiku (microphone): マイク

Nah gimana? Terbayang kan cara menulis dan membaca huruf Jepang? Yang terpenting, sekarang kuasai dulu dua jenis huruf kana tersebut. Pelajari detailnya, karena tiap guratan huruf kana memiliki makna dan bisa merubah arti. 

Yang terbaik, berlatihlah dengan seorang guru. Tapi kalaupun harus berlatih mandiri, gunakan flashcard huruf kana sebagai alat bantu. Selamat berlatih dan sukses selalu ya!!

(Visited 60 times, 1 visits today)
Baca Juga  Kerja di Jepang Jalur Mandiri Bersama STUDIVA

Leave a Reply