Jenis Virus Komputer

Waspadalah! Ini Dia 12 Jenis Virus Komputer Paling Berbahaya

Jenis Virus Komputer – Seperti halnya virus yang menyerang manusia, virus pada komputer juga menyebabkan perangkat kesakitan dan mengalami penurunan performa. Akibatnya tidak hanya file-file penting yang hilang atau kerusakan software, virus juga membuat hardware error.

Kalau ada diantara kalian yang merasakan PC atau laptop tiba-tiba menjadi lambat, kalian harus waspada jangan-jangan komputer telah terjangkit virus. Karena virus juga bisa menduplikasi diri untuk kemudian menyebar ke seluruh perangkat tanpa mampu terdeteksi. Akibatnya bisa ditebak, pekerjaan kitapun menjadi kacau.

Baca juga ” Ini Dia 7 Perbedaan S1, S2, dan S3 “

Risiko terserang virus akan selalu ada, tapi tidak untuk dihindari. Nah mengenal jenis virus komputer dan cara mengatasi akan membantu kita bisa bekerja dengan nyaman. Ingin tahu jenis-jenis virus yang berbahaya bagi komputer kita? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1.Trojan

Bagi yang sering online, virus yang satu ini sudah lama menjadi musuh yang menakutkan. Karena virus Trojan sering menginfeksi saat berselancar maupun dari email yang masuk di inbox. Maka cek terlebih dahulu sebelum membuka email. Pastikan email tersebut aman dan tidak mengandung virus Trojan.

Kalau sudah menginfeksi, maka virus ini akan menyebar dengan sangat cepat dan membuat komputer terasa lebih lambat dari biasanya. Selain itu, virus akan terus memata-matai, mencuri file, memodifikasi data yang ada di komputer dan bahkan mengontrolnya.

Virus Trojan juga termasuk yang sulit dihapus, sekalipun dengan antivirus yang canggih. Hal ini karena Trojan memiliki sistem fail-safe yang mampu mengamankan diri dari deteksi maupun usaha memusnahkan antivirus.

Agar tidak semakin membahayakan komputer, salah satu cara termudah menghapus Trojan adalah dengan mendelete file .exe yang mengandung virus Trojan. File tersebut biasanya ada di folder Windows atau System 32.

2.Worm

Worm secara bahasa berarti cacing, makanya tidak heran kalau Worm bisa menyebar dan menggandakan diri dengan cepat. Virus yang juga ditularkan lewat jaringan internet dan email ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya, karena dia tidak menginfeksi komputer. Worm hanya memperbanyak diri kemudian tinggal di dalam memori.

Baca Juga  Memaksimalkan Browsing Dengan Web Browser Pilihan

Tapi kalau tidak segera diatasi, Worm akan melemahkan sistem pada komputer. Worm yang memenuhi memori akan menghabiskan badwidth, akibatnya aliran data menjadi lambat. Jadi worm ini mirip dengan sampah yang membuat media penyimpanan menjadi penuh.

3.Spyware

Nama virus ini diambil dari Spy dan Software, atau Spyware. Dari namanya sudah bisa diketahui kalau virus ini diprogram untuk memata-matai data yang ada di komputer. Spyware akan mengumpulkan berbagai informasi mengenai pemilik komputer lalu mengirimkannya ke tujuan yang sudah ditentukan.

Aktivitas ini dilakukan tanpa diketahui user. Kebocoran data yang diakibatkan Spyware jelas merugikan pemilik komputer yang dimata-matai tadi. Lalu bagaimana cara kerja Spyware?

Spyware sendiri menginfeksi komputer karena user menginstal software atau mendownload file dari website yang tidak jelas dan berbahaya. Biasanya website tersebut menjanjikan software gratis bagi pengunjungnya.

Begitu masuk ke komputer, Spyware akan menginstal secara otomatis untuk kemudian memantau dan mengambil data di komputer tersebut. Bahkan Spyware juga bisa mengubah konfigurasi komputer yang telah terinfeksi.

Jenis Virus Komputer

4.Multipartite

Jenis Virus Komputer yang satu ini juga tinggal di RAM untuk kemudian menyerang Sistem Operasi. Kalau tidak segera dimusnahkan, virus akan merambat ke Hardisk dan menyebar ke seluruh bagian komputer. Efek yang paling terasa, kinerja komputer akan menurun dengan sangat cepat.

Bahkan virus Multipartite bisa mengakibatkan software tidak bisa dijalankan. Agar terlindung dari serangan Multipartite, disarankan untuk melakukan scan dan defrag hardisk secara rutin. Langkah ini setidaknya membuat perkembangan virus menjadi terhambat.

5.Virus FAT

Disebut FAT, karena Jenis Virus Komputer ini menyerang File Allocation Table. FAT ini merupakan bagian dari produk Microsoft yang bertugas menjaga file yang tersimpan dalam hard drive. Kalau virus ini sudah menyerang FAT, maka komputer kita berada dalam kerusakan serius.

Akibat yang sering ditimbulkan dari virus FAT adalah file atau direktori akan hilang permanen. Bahkan jika pengaruh virus FAT sudah demikian kuat, komputer bisa benar-benar berhenti dan kita harus menformat hard drive.

Nah agar terhindar dari virus FAT, rajin-rajinlah melakukan scan secara teratur dengan antivirus yang terus diupdate. Kita harus hati-hati untuk tidak mendownload file atau software dari website berbahaya.

Baca Juga  Tutorial 4 Cara Membuat Tabel di Word

Selain itu, kita perlu waspada dengan berbagai perangkat eksternal yang hendak disambungkan ke komputer. Karena sangat mungkin flashdisk atau kamera yang ingin disambung tersebut membawa virus FAT.

6.Memory resident

Seperti halnya virus Multipartite, memory resident juga menjadikan RAM sebagai tempat persembunyiannya. Begitu kita menjalankan file yang mengandung virus ini, maka saat itu juga komputer akan terinfeksi. Semua proses yang ada di komputer pasti melewati RAM, sehingga virus ini juga bisa menyebar ke seluruh bagian.

Akibat yang sering terasa adalah komputer menjadi sangat lambat. Selain itu, memory resident juga mengganggu kinerja software yang terinfeksi. Untuk mengatasinya, jangan lupa selalu scan dengan antivirus terbaik ya!

7.Rogue

Kita mungkin pernah mendengar istilah maling teriak maling, maka istilah ini pas menggambarkan virus Rogue. Karena Rogue merupakan virus yang mengaku sebagai antivirus. Program ini banyak memberikan peringatan akan adanya virus, padahal dia sendiri adalah virus berbahaya.

Tidak lain dan tidak bukan, tujuannya agar user membeli antivirus palsu buatannya dan pada akhirnya pembuat virus itu mendapatkan uang. Virus ini juga berbahaya bagi keamanan komputer, karena dia mampu mencuri data penting seperti password email, medsos, ataupun apssword komputer.

8.Web scripting

Untuk merancang web yang interaktif dan unik, banyak programmer yang menggunakan kode program yang rumit. Nah hal ini ternyata dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab dengan menciptakan kode program yang seakan-akan bisa mempercantik web, tapi nyatanya justru merusak.

Virus ini sering muncul saat user sedang berselancar di internet. Dan kalau sudah menginfeksi, virus segera tersimpan di web browser. Untuk mengatasi virus web scripting tidak terlalu sulit. Kita bisa menggunakan software bawaan Windows, yaitu Microsoft Tool atau menscan komputer secara rutin.

9.Companion

Jenis virus komputer yang satu ini bisa mengganggu file pribadi kita. Karena virus ini tersimpan di dalam file yang memiliki nama file sama dengan file lainnya tetapi berbeda ekstension. Misalnya saja kalau ada file foto.exe, maka virus Companion akan membuat file lain yang dinamai foto.com.

Baca Juga  Cara Membuat Formulir Online Lewat Google Form dan Kirim File Lewat Google Drive

Ini membuat kita kesulitan mencari file yang asli. Dan ketika kita salah menjalankan file, saat itulah virus Companion menginfeksi komputer dan merusak program di dalamnya.

10.Polymorphic

Tidak diragukan lagi kalau Polymorphic menjadi salah satu jenis yang sulit dideteksi dan dihilangkan. Hal ini tidak lain karena virus ini sangat pintar dalam merubah dirinya agar tidak terdeteksi sebagai virus. Bagi kalian yang tidak ingin terinfeksi Polymorphic, sangat disarankan menggunakan Antivirus yang kuat dan terupdate.

11.Macro

Bagi yang sering bekerja dengan file office seperti .doc, .xls, dan .pps pasti pernah mendapati virus Macro. Karena virus ini memang tidak menyerang sistem operasi atau program komputer, tapi dia akan menginfeksi file dokumen dan file-file yang di dalamnya terdapat macro.

Virus ini memang tidak membahayakan sistem, tapi berpotensi merusak file dokumen yang kita miliki. Karena penyebarannya banyak menggunakan email, maka cara terbaik menghindari virus ini adalah jangan membuka email yang sumbernya tidak diketahui. Atau bisa juga dengan menonaktifkan macro yang ada di program office.

12.Directory

Virus Directory ini biasanya menyerang file berekstensi .com dan juga .exe. Virus Directory sering mengecoh pengguna dengan memindahkan file asli. Dan kalau file tersebut sudah terserang virus, sangat sulit meneukan kembali file asli. Sehingga tanpa sadar kita membuka atau menjalankan file yang telah terjangkit virus.

Setelah file palsu tersebut dibuka, maka virus bisa menyebar lalu menyerang sistem lainnya. Untuk mengatasinya, segera hapus dengan antivirus terbaru. Penyebaran virus ini bisa berlangsung sangat cepat, sehingga wajib ditangani dengan segera.

Nah demikian tadi penjelasan singkat mengenai 12 jenis virus komputer yang sangat berbahaya. Sebelum benar-benar terinfeksi, ada baiknya kita bisa menerapkan tindakan pencegahan.

Misalnya saja dengan selalu mengupdate software antivirus yang original, lebih berhati-hari saat membuka email maupun mendownload program dari sumber yang meragukan, serta melakukan scan teratur.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *