7 Hal Yang Wajib Diketahui Sebelum Kuliah di Singapura

Kuliah di Singapura – Dilihat dari luas wilayah, Singapura bukan apa-apanya dibandingkan Indonesia. Total luas wilayah Singapura hanya sedikit lebih besar daripada Jakarta. Tapi dari popularitas, kekuatan ekonomi, kemakmuran, pendidikan, bisnis, dll, Singapura bisa dibilang lebih unggul.

Nah kali ini kita akan bicara mengenai pendidikan Singapura. Karena ada banyak pelajar Indonesia yang meneruskan studinya ke Singapura. Salah satu alasannya adalah karena jarak Singapura yang tidak terlalu jauh. Mahasiswa tidak perlu membeli tiket pesawat yang mahal. Mereka juga bisa mudik ke kampung halaman kapan saja.

Masih adanya suasana Melayu juga membuat mahasiswa Indonesia selamat dari homesick. Tapi sebelum kalian benar-benar memutuskan studi di negeri singa ini, yuk ketahui dulu beberapa fakta mengenai kuliah di Singapura berikut ini.

1.Kualitas universitas

Kalau bicara urusan pendidikan, memang harus diakui bahwa Singapura memiliki standar yang sangat tinggi. Termasuk juga kualitas perguruan tingginya. Di negara kecil ini terdapat sangat banyak universitas yang mendapat pengakuan secara internasional.

Dengan jumlah total 34 universitas, ada 2 universitas negeri yang masuk dalam 100 besar peringkat dunia, yaitu National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU). Bahkan NUS berada di peringkat pertama Asia dalam QS Asia University Rankings 2019.

Jadi kedua universitas tersebut benar-benar berada pada level top dunia. Selain itu, beberapa universitas terbaik lain yang ada di Singapura adalah Singapore Management University, Singapore Institute of Management, Singapore University of Technology and Design, dan masih banyak lagi.

Kehebatan universitas Singapura tidak hanya karena sistem pendidikannya saja, tapi teknologi maju yang dimiliki Singapura juga ikut membantu riset yang dilakukan dosen dan mahasiswa.

2.Biaya kuliah

Salah satu yang dipertimbangkan untuk kuliah di luar negeri adalah biaya kuliah. Dan biaya kuliah atau tuition fee di Singapura sangat bervariasi, tergantung jurusan dan universitas yang diambil. Antara Ilmu Kedokteran, Sains, Sosial, atau Sastra, pasti ada perbedaan biaya kuliah.

Umumnya ilmu-ilmu eksakta, seperti Teknik, Sains, apalagi Kedokteran biayanya lebih mahal dibanding Ilmu Sosial. Dan seperti halnya biaya hidup Singapura yang terkenal mahal, biaya kuliah di Singapore juga tergolong cukup tinggi.

Selain itu, biaya yang diterapkan untuk mahasiswa asing agak berbeda, dimana mereka akan ditarik biaya lebih tinggi dibanding mahasiswa Singapura.

Sebagai contoh kampus paling terkenal di National University of Singapore (NUS), mahasiswa asing yang mengambil program S1 Engineering, bisnis dan akuntansi, serta Science akan dibebani biaya 36.600 SGD atau sekitar 370 Juta Rupiah per tahun.

Sedangkan mahasiswa asing yang mengambil bidang Seni, Ilmu Sosial, maupun Ekonomi akan dikenai tuition fee sebesar 28.600 SGD atau 290 Juta Rupiah per tahun. Adapun untuk mahasiswa asli Singapura, mereka hanya dikenai tuition fee sekitar seperempatnya.

Mahasiswa asing yang datang dengan biaya mandiri memang sangat mahal. Tapi lain cerita bagi mahasiswa asing yang mendapat tuition grant atau hibah. Mereka akan mendapat keringanan hingga sekitar 50%. Tuition grant merupakan bantuan dari pemerintah Singapura untuk mensubsidi mahasiswa lokal maupun asing.

3.Biaya hidup

Biaya hidup sebenarnya tergantung dari lifestyle tiap mahasiswa. Tapi untuk kebutuhan dasar yang mencakup sewa kamar, makan minum, transportasi, serta peralatan kuliah, pengeluaran rata-rata per bulannya sekitar 1000 SGD atau Rp. 10 Juta.

Asumsi biaya di atas bisa terjadi kalau mahasiswa memilih tinggal di asrama kampus serta memasak makanan sendiri. Meski termasuk mahal bagi kebanyakan orang Indonesia, tapi biaya tersebut sebenarnya terhitung murah dibanding Australia, Jerman, Inggris, Amerika, Kanada, serta negara tujuan studi lainnya.

Yang perlu diperhatikan, asrama kampus ini jumlahnya sangat terbatas dan cepat penuh. Sehingga kalian harus bersaing dengan mahasiswa lain untuk mendapatkannya.

4.Beasiswa

Meski biaya hidup dan biaya kuliah di Singapura dalam Rupiah terhitung tinggi, untungnya ada banyak beasiswa atau bantuan pendidikan yang bisa dimanfaatkan mahasiswa. Banyaknya beasiswa ini karena Singapura memiliki perhatian sangat tinggi pada dunia pendidikan. Mereka percaya bahwa pendidikan menjadi kunci kesuksesan negara.

Nah bagi kalian yang terbentur masalah dana, jangan khawatir. Karena ada beasiswa dari pemerintah Singapura yang diperuntukkan untuk mahasiswa asing. Yang terbesar adalah Singapore Government Scholarships for Southeast Asians.

Enaknya, beasiswa ini memang dikhususkan untuk mahasiswa dari negara ASEAN, termasuk Indonesia. Beasiswa ini akan menanggung seluruh biaya kuliah sampai lulus Sarjana. Mahasiswa juga akan diberikan tunjangan biaya hidup sebesar 4300 SGD atau Rp. 44 Juta per tahun, akomodasi, dan juga biaya keberangkatan ke Singapura.

Universitas di Singapura dan swasta juga tidak kalah gencar dalam menawarkan beasiswa. Bahkan National University of Singapore (NUS) memberikan bantuan biaya hidup tahunan mencapai 5800 SGD atau Rp. 60 Juta per tahun.

Kalau pemberi beasiswanya swasta, biasanya ada ikatan dinas yang mengharuskan mereka bekerja selama beberapa tahun di perusahaan tersebut, baik perusahaan yang berlokasi di Singapura atau di negara asal mahasiswa.

5.Jurusan terbaik

Singapura dikenal sebagai pusat bisnis, industri, dan keuangan dunia. Hampir semua perusahaan multinasional membuka kantor di Singapura. Maka tidak salah kalau Singapura menjadi tempat yang pas untuk kuliah di jurusan yang berhubungan dengan Manajemen, Perbankan, Bisnis, dan Keuangan.

Kuliah bidang bisnis di Singapura membuat kalian bisa membangun koneksi dengan calon businessman dari seluruh dunia. Status Singapura sebagai pusat bisnis juga membuka banyak kesempatan berkarir di bidang ini, dengan pendapatan lebih tinggi dibanding negara Asia lainnya.

Dan bukan kebetulan juga kalau di Singapura tersedia beberapa universitas terbaik dalam bidang bisnis. Sebut saja National University of Singapore, Singapore Management University, Singapore Institute of Management, James Cook University, Curtin University, Nanyang Institute of Management, dan masih banyak lagi.

Singapura dikenal juga sebagai pusat teknologi dan menjadi tempat favorit bagi perusahaan yang ingin menancapkan taringnya di Asia. Dan untuk mendongkrak perekonomian lewat sektor teknologi, Singapura berencana membuka lebih banyak lapangan kerja di bidang teknologi.

Situasi ini membuat ribuan mahasiswa asing berduyun-duyun mendaftar ke universitas teknik yang ada di Singapura. Dan untuk mempersiapkan profesional handal di bidang Teknologi, Singapura memiliki kampus terbaik diantaranya National University of Singapore, Nanyang Technological University, Singapore University of Technology and Design, Singapore Polytechnic, maupun Ngee Ann Polytechnic.

6.Uji kemampuan bahasa Inggris

Kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat wajib bagi siapa saja yang ingin lajut studi ke Singapura. Universitas biasanya akan meminta bukti kemampuan bahasa dalam bentuk skor TOEFL atau IELTS. Kedua jenis tes bahasa Inggris ini menjadi alat uji paling ampuh dan terpercaya untuk menilai kemampuan writing, reading, listening, dan speaking.

Umumnya universitas mempersyaratkan skor IELTS 6 hingga 6,5 untuk level S1 dan 7 untuk masuk program Pascasarjana. Sedangkan untuk skor TOEFL (internet based), skor minimal untuk masuk program Sarjana adalah 80 dan 100 untuk program Pascasarjana.

Mahasiswa wajib bisa berkomunikasi bahasa Inggris, karena perkuliahan diselenggarakan dalam bahasa Inggris. Selain itu, sebagai negara bercita rasa internasional, wajar kalau Singaura menerapkan standar sangat tinggi dalam hal kemampuan bahasa Inggris.

7.Persyaratan pendaftaran

Proses pendaftaran universitas di Singapura sebenarnya tidak sulit. Tata cara dan beragam informasi pendaftaran biasanya sudah tercantum di website universitas. Jadi kalian tinggal masuk ke website universitas serta melengkapi dan mengunduh berkas-berkas yang diminta.

Beberapa dokumen penting yang harus disiapkan untuk masuk program Sarjana diantaranya ijazah SMA atau D3 beserta transkrip nilai serta skor IELTS dan TOEFL yang mencukupi. Semua berkas yang dipersyaratkan biasanya bisa dikirim secara online.

Seperti di Indonesia, kalian juga akan menjalani serangkaian proses seleksi mahasiswa. Dan proses seleksi tersebut diadakan oleh masing-masing universitas. Nah setelah menerima letter of acceptance (surat diterima) dari universitas, selanjutnya kalian bisa mengajukan visa pelajar.

Visa pelajar menjadi syarat utama bagi semua pelajar asing yang ingin melanjutkan studinya di Singapura. Dan pemerintah Singapura telah memiliki sistem pengajuan visa pelajar yang dinamakan SOLAR atau Student’s Pass On-Line Application and Registration. Kalian bisa mengajukan visa pelajar setidaknya 1 hingga 2 bulan sebelum dimulainya perkuliahan.

Nah itu tadi 7 hal yang harus diketahui sebelum kalian memutuskan lanjut kuliah di Singapura. Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang menjadikan Singapura sebagai tujuan belajar.

(Visited 19 times, 1 visits today)

Leave a Reply