Melanjutkan S2 Beda Jurusan

Melanjutkan S2 Beda Jurusan ? Yuk Simak 6 Jurusan Favorit Ini

Melanjutkan S2 Beda Jurusan – Ada peribahasa mengatakan “Tuntutlah ilmu sampai liang lahat”. Kalimat singkat ini terus saja membekas dan memberi semangat pada siapapun untuk tidak pernah berhenti belajar, bahkan sampai ajal menjemput. Salah satu caranya dengan lanjut kuliah S2, selepas lulus S1.

Tapi mungkin banyak di antara kita yang ingin mempelajari bidang ilmu yang berbeda dengan S1. Ada banyak alasan yang mendasar kenapa seseorang pada akhirnya ingin mengambil S2 beda jurusan.

Mungkin ada yang kuliah S1-nya tidak sesuai dengan passion, lalu ingin menuntaskan rasa penasaran dengan lanjut S2 yang sesuai passion. Karena bagaimanapun kerennya jurusan tersebut, penentu kesuksesan tetaplah hasrat dan minat mahasiswa pada ilmu yang dipelajari.

Atau bisa juga dia sudah bekerja dan ingin melanjutkan S2 yang lebih sesuai dengan pekerjaan yang dijalani. Lalu muncul pertanyaan apakah bisa melanjutkan S2 beda jurusan atau tidak linear dengan ijazah S1?

Baca Juga : Apa itu Copywriter, Tugas, dan Berapa Gajinya?

Tentu saja bisa. Karena ada banyak jurusan yang tidak mensyaratkan ijazah S1 linier. Tapi kalian harus bisa meyakinkan universitas bahwa kalian mampu menjalani perkuliahan dan memiliki rencana jelas pasca lulus S2 kelak.

Nah bagi kalian yang berencana melanjutkan S2 beda jurusan, ini dia beberapa jurusan S2 yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Cek juga apakah jurusan S2 ini mensyaratkan S1 linier atau bisa dari beda jurusan.

Daftar Jurusan yang Bisa Melanjutkan S2 Beda Jurusan

1.Magister Manajemen atau Bisnis

Ingin tahu jurusan apa yang paling banyak dipilih mahasiswa? Jawabannya adalah Magister Manajemen atau MM. Salah satu alasannya karena jurusan ini bisa dimasuki semua mahasiswa, yang penting sudah lulus S1. Tidak heran juga sih, karena memang semua orang butuh Ilmu Manajemen.

Jurusan ini juga memiliki prospek sangat cerah dan dibutuhkan oleh semua bidang industri, baik perusahaan swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah. Termasuk juga bagi kalian yang ingin berwiraswasta atau mendirikan perusahaan sendiri.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena S2 Magister Manajemen akan membentuk mahasiswanya sebagai orang yang menguasai teori dan praktek secara bersamaan. Sehingga lulusannya menjadi semakin lincah bergerak dalam dunia profesional. Nah tunggu apalagi? Jangan ragu mengambil S2 MM ya.

Baca Juga  Kenali Jenis dan Contoh 10 Kata Kerja Dalam Bahasa Inggris

2.Ilmu Komputer atau Teknologi informasi

Perubahan cara kerja dari manual ke digital membuat jurusan Ilmu Komputer atau TI menjadi favorit banyak pelajar. Hal ini wajar saja mengingat hampir semua perusahaan ada bagian IT-nya dan membuka banyak lowongan kerja bagi lulusan IT.

Tidak itu saja, semua pekerja yang memiliki skill IT pasti dihargai lebih oleh perusahaannya. Jadi bisa dibilang skill IT ini sangat bermanfaat bagi semua orang. Misalnya saja, seorang staf HRD yang bisa membuat aplikasi sistem penggajian pasti akan meringankan beban kerja di departemennya.

Dan meski persyaratan masuk S2 bidang IT berbeda-beda, tapi ternyata ada juga lho universitas yang membolehkan masuk S2 IT dari S1 yang berbeda jurusan. Apalagi kalau calon mahasiswa S2 tersebut memang memiliki bakat IT, suka berhitung, dan memiliki kemampuan berpikir logis.

3.Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM)

Sumber daya manusia merupakan modal utama bagi organisasi atau perusahaan. Tapi nyatanya masih banyak perusahaan yang tidak memperhatikan pengembangan aset terbesarnya ini. Nah karena itulah penting bagi perusahaan untuk memiliki seseorang yang sangat expert dalam pengembangan SDM.

Salah satunya dengan merekrut lulusan S2 pengembangan SDM atau Human Resources. Dengan adanya expert di bidang PSDM, maka karyawan menjadi lebih produktif, loyal, dan pada akhirnya memberikan kesuksesan bagi perusahaan.

Dan mengacu pada website Universitas Airlangga, S2 PSDM ini terbuka bagi semua background pendidikan lho. Jadi apakah kalian lulusan S1 Eksakta, Sosial, Psikologi, Pendidikan, atau atau Agama, jangan ragu mendaftar S2 PSDM ya!!

4.Psikologi

Nah bagi yang ingin mempelajari perilaku maupun kejiwaan orang, kalian bisa masuk S2 jurusan Psikologi. Dan jurusan ini juga memiliki prospek kerja sangat bagus. Karena itu, peminatnya juga sangat banyak. S2 jurusan Psikologi sendiri menawarkan banyak pilihan.

Bagi yang gelar S1-nya linier, biasanya akan lanjut ke Magister Profesi Psikologi. Di sini akan dibagi lagi menjadi Psikologi Industri, Psikologi Klinis, Psikologi Sosial, maupun Psikologi perkembangan. Dengan skill dan pengetahuan yang diperoleh, kalian bisa masuk ke berbagai bidang pekerjaan.

Baca Juga  10 Kata-kata Motivasi Bahasa Inggris Menginspirasi Anda Untuk Sukses

Lalu bagaimana dengan yang S1-nya bukan Psikologi? Tenang, kalian tetap bisa mendaftar kok, yaitu dengan masuk ke Magister Sains dan Magister Sains Terapan. Di sini kalian juga memilih beberapa konsentrasi seperti Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Sosial serta Psikologi Forensik.

Bedanya, lulusan Magister Sains Terapan tidak bisa membuka praktek sebagai Psikolog. Tapi mereka tetap punya kesempatan mengembangkan ilmunya melalui penelitian pada bidang yang berhubungan dengan Ilmu Psikologi.

5.Teknik Elektro

Sejak dulu jurusan Elektro tidak pernah sepi peminat. Alasannya adalah karena banyak perusahaan yang melirik, apalagi kalau kalian lulus dari jurusan Teknik Elektro universitas terkenal. Semua perusahaan yang berhubungan dengan Teknologi pasti memerlukan seorang expert dalam disiplin ilmu Teknik Elektro.

Secara khusus, jurusan S2 Teknik Elektro bertujuan untuk menghasilkan Insinyur dengan kemampuan lebih dalam dan mampu menerapkan ilmu yang dimilikinya dalam dunia pendidikan, penelitian, maupun industri. Lalu apakah untuk masuk S2 Teknik Elektro harus berasal dari S1 yang sama juga?

Tampaknya tidak, tapi setidak-tidaknya berasal dari jurusan yang masih berhubungan kuat. Karena nyatanya banyak didapati mahasiswa S2 Teknik Elektro yang background S1-nya berasal dari Fisika, Ilmu Komputer, maupun Elektronika dan Instrumentasi.

6.Teknik Mesin

Mirip dengan Teknik Elektro, Teknik mesin juga menjadi incaran banyak orang. Karena sudah bukan rahasial lagi kalau seorang Insinyur Teknik Mesin akan dihargai gaji tinggi oleh perusahaan. Dan gaji Insinyur Teknik Mesin akan terus meningkat seiring masa kerja dan pengalaman yang makin banyak.

Nah bagi kalian yang ingin mempelajari aplikasi terbaru dari konsep Teknik Mesin maupun mengembangkan kemampuan riset, tidak ada salahnya kuliah lagi di Magister Teknik Mesin.

Dan ternyata S2 Teknik Mesin juga menerima mahasiswa lintas jurusan lho. Lulusan S1 dari bidang eksakta, baik Teknik, Sains, maupun pendidikan bisa masuk ke S2 Teknik Mesin.

Melanjutkan S2 Beda Jurusan

Syarat Melanjutkan S2 Beda Jurusan

Nah setelah mengamati beberapa jurusan S2 tadi, pertanyaan bisakah S1 dan S2 beda jurusan sudah terjawab kan? Jadi kalian tidak perlu khawatir untuk pindah haluan dengan melanjutkan S2 beda jurusan. Yang penting kalian menyiapkan semua persyaratan dengan baik.

Baca Juga  Penggunaan Serta Contoh Kalimat Simple Present Tense

Lalu apa saja persyaratan yang diperlukan untuk lanjut kuliah S2? Tiap jurusan akan menerapkan persyaratan yang berbeda-beda. Misalnya saja S2 Teknik pasti mempersyaratkan jurusan S1-nya tidak terlalu jauh dengan bidang Teknik.

Setidaknya calon mahasiswa paham beberapa prinsip dasar Teknik Mesin seperti Thermodinamika, Mekanika, Kinematika, Mekanika Fluida, dll.

Nah kalau jurusan S1-nya sangat jauh dan tidak berhubungan dengan S2 yang hendak diambil, misalnya lulusan S1 Teknik ingin mengambil S2 Psikologi, biasanya akan ada kuliah matrikulasi atau Pra-pascasarjana terlebih dulu. Ini dimaksudkan agar si calon mahasiswa bisa mengejar ketertinggalan dalam disiplin ilmu yang hendak dijalani.

Selain itu, kalian juga perlu menyiapkan tes masuk yang harus dilalui. Setidaknya ada 2 tes, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan tes kemampuan bahasa Inggris. Hampir semua universitas mewajibkan calon mahasiswa menjalani kedua tes tersebut.

TPA berupa tes psikologi yang digunakan untuk melihat seberapa besar kemampuan intelektual serta kecerdasan calon mahasiswa S2 tersebut. Karena itu, hasil TPA sering digunakan untuk menilai tingkat kecerdasan seseorang. Karena itu, tes TPA juga digunakan dalam tes masuk PNS, BUMN, maupun di perusahaan swasta.

Sedangkan tes kemampuan bahasa Inggris diperlukan karena mahasiswa akan sering membaca textbook atau jurnal internasional berbahasa Inggris. Tes ini juga penting untuk menyaring calon mahasiswa yang siap bersaing secara internasional. Agak lucu kan kalau ada lulusan S2 tapi tidak bisa berbahasa Inggris.

Biasanya tes bahasa Inggris bisa berupa TOEFL, IELTS, atau TOEIC. Untuk penyelenggaraannya, ada beberapa kampus yang menyelenggarakan tes bahasa Inggris di kampus tersebut. Tapi ada juga yang membolehkan mahasiswa ikut tes di luar dan menunjukkan hasilnya.

Untuk amannya, akan lebih baik kalau kalian memiliki minimal skor TOEFL 450. Bahkan ada kampus yang mensyaratkan TOEFL lebih dari 450. Dan karena skor TOEFL ini akan diminta di awal, kalian harus mempersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Nah demikian tadi beberapa jurusan S2 yang banyak dibutuhkan di dunia kerja serta persyaratan yang harus disiapkan untuk mengambil S2. Gimana, sudah mantab untuk mengambil S2 beda jurusan?

(Visited 68 times, 1 visits today)

Leave a Reply