Beda Nasib, Ini Dia Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur

Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur – Setelah Jerman Barat dan Timur bersatu kembali pada 3 Oktober 1990, mereka dipenuhi kegembiraan dan harapan yang sangat tinggi. Persatuan diyakini membut mereka tumbur bersama. Seperti pepatah, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Orang Jerman masa itu sepertinya paham pepatah tersebut.

Nah setelah hampir 30 tahun bersatu, apakah tujuan persatuan telah tercapai? Apakah kesejahteraan sudah merata? Atau apakah kesenjangan barat dan timur benar-benar hilang?

Menurut survey terbaru dari Pew Research Center survey, perubahan yang terjadi sejak runtuhnya Tembok Berlin pada 9 November 1989 ini memang telah merubah banyak hal.

Umumnya masyarakat Jerman merasakan peningkatan standar hidup, jaminan kesehatan, rasa cinta tanah air, ketertiban hukum, dan lain sebagainya. Pada level pribadi, orang Jerman juga lebih bisa merasakan kebahagiaan hidup.

Meski begitu, kesenjangan serta perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur sendiri sampai saat inipun masih ada. Namun kesenjangan ini makin lama makin menurun. Nah ingin tahu apa saja perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur lainnya? Simak terus ulasan ini.

1.Kepuasan hidup

Re-unifikasi Jerman pasti menimbulkan perubahan pada penduduk dua wilayah Barat dan Timur. Lalu bagaimana dengan tingkat kepuasan terhadap demokrasi?

Sebuah laporan menunjukkan bahwa 61% orang-orang di bekas Jerman Barat puas dengan kehidupan yang mereka jalani, sedangkan 37% merasa kurang puas. Sementara di Jerman Timur lebih merata, dimana 50% puas dan 47% tidak puas.

Ini juga berlaku dalam kepuasan terhadap demokrasi yang diterapkan di Jerman. Ada 66% rakyat Jerman Barat puas, berbanding dengan 55% mereka yang tinggal di Jerman Timur.

Salah satu buktinya adalah dominasi orang Jerman Barat di pemerintahan. Belum lagi fakta masih banyaknya orang di Jerman Timur yang merasa diperlakukan sebagai warga negara kelas dua. Makanya jangan heran kalau partisipasi warga Jerman Timur dalam pemilu lebih rendah dibanding yang tinggal di Barat.

Baca Juga  Bedanya Tugas Kepala Negara Jerman dan Kanselir Jerman

2.Kesejahteraan

Kesejahteraan daerah Jerman bagian barat dan timur ternyata sampai saat ini masih berbeda. Walau ekonomi masyarakat Timur sudah lebih berkembang, tapi kota-kota di Jerman barat terlihat nyata lebih sejahtera.

Bahkan sebuah riset menyatakan bahwa total kekayaan yang dimiliki penduduk Jerman Timur tidak ada setengahnya penduduk Jerman Barat. Kenapa bisa begitu? Alasan utamanya adalah karena tingkat upah di Jerman Timur yang lebih rendah. Bahkan kebanyakan perusahaan besar berada di bagian barat.

Selain itu, ada juga akibat faktor sejarah. Di masa lalu mata uang Mark Barat lebih kuat dibanding Mark Timur. Ini menjadikan orang-orang Jerman Barat mampu membeli aset dan properti yang masih diwariskan ke anak cucunya hingga sekarang.

Walau begitu, orang Jerman Timur seharusnya tetap bersyukur. Karena persatuan Jerman membuat kesejahteraan mereka meningkat. Bandingkan dengan awal tahun 1990-an dimana saat itu pendapatan pekerja di Jerman Timur hanya 61% pekerja Jerman Barat.

3.Optimisme

Dalam banyak hal, orang yang tinggal di Jerman Barat tampak lebih optimis dibanding teman-teman mereka di bekas Jerman Timur. Ini termasuk pandangan mereka mengenai masa depan anak-anak, sistem politik, maupun pendidikan.

Di Jerman Timur, ada 42% orang percaya bahwa anak-anak mereka memiliki kehidupan lebih baik di masa depan, berbanding 50% di Jerman Barat.

4.Pendidikan

Kesejahteraan ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan pendidikan dan kecerdasan. Buktinya, dengan kesejahteraan lebih rendah, Jerman Timur memiliki sistem pendidikan yang lebih baik dan anak-anak yang lebih cerdas.

Untuk nilai pelajaran eksakta seperti Matematika, Fisika, Kimia, maupun Biologi, siswa Jerman Timur ternyata lebih unggul. Ini tidak lepas dari tradisi pendidikan Jerman yang sudah sangat baik serta royalnya mereka dalam investasi pendidikan.

5.Biaya hidup sehari-hari

Walau upah di Jerman Barat lebih tinggi, tapi ternyata biaya hidup per tahunnya ternyata lebih rendah lho. Menurut laporan Federal Statistical Office (StBA), pengeluaran rumah tangga di Jerman Barat hanya sekitar 80% warga Jerman Timur.

Baca Juga  Beasiswa Kedokteran Jerman dan Tips Mendapatkannya

Tapi perilaku konsumennya sama saja. Sekitar setengah dari penghasilan warga Jerman Barat dan Timur dihabiskan untuk kebutuhan pokok, seperti makanan dan pakaian.

6.Harga properti

Tempat tinggal menjadi salah satu biaya terbesar bagi siapa saja yang hidup di Jerman. Harga properti Jerman yang sangat tinggi ini tidak lain karena terbatasnya lahan yang tersedia dan tidak seimbang dengan tingginya permintaan.

Tingginya harga properti ini membuat orang asli Jermanpun lebih suka ngontrak dibanding membeli properti. Bagi yang mengincar hunian lebih murah, mereka bisa mencari properti di Jerman Timur. Dimana umumnya harga properti di Jerman Timur 25-30% lebih rendah daripada Jerman Barat. Dan ini berlaku juga untuk harga sewa lho.

Beberapa properti menarik Jerman Timur ada di Leipzig, Dresden, dan Potsdam. Itupun harganya masih jauh lebih murah dibanding Jerman Barat.

7.Pengangguran

Berkembangnya industri telah membuat Jerman menjadi salah satu negara dengan tingkat pengangguran terendah di dunia. Bahkan permintaan perusahaan dalam mencari karyawan baru terus meningkat. Tapi tetap saja ada perbedaan dalam hal jumlah pengangguran.

Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran di Jerman Timur masih lebih tinggi. Misalnya saja data tahun 2018 menunjukkan ada 6,9% orang menganggur di Jerman Timur berbanding 4,8% di daerah bekas Jerman Barat.

8.Migrasi

Kita semua pasti sudah tahu kan kalau Jerman termasuk negara multikultural. Berbagai etnis hidup di Jerman, yang terbesar adalah etnis Turki. Belum lagi etnis Albania, Rusia, Polandia, Yunani, maupun Kurdi. Tapi tahukah kalian kalau ternyata imigran itu lebih suka tinggal di Jerman Barat lho?

Karena ternyata suara penolakan imigran terasa lebih kuat di Jerman Timur. Masyarakat Jerman Timur umumnya juga melihat imigran atau pencari suaka sebagai masalah yang harus dihindari.

Baca Juga  Apa Itu Ausbildung, Cara Mendaftar, dan Manfaat Yang Didapat

9.Cuti wanita bekerja

Sejarah masa lalu juga berpengaruh pada kebiasaan wanita bekerja. Di Jerman Timur, sistem Sosialis membuat wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja. Para wanita Jerman Timur seperti dipaksa untuk segera bekerja selepas melahirkan.

Sedangkan cuti melahirkan di Jerman Barat lebih panjang. Karena mereka percaya bahwa bayi yang baru lahir sangat butuh perhatian penuh dan pasokan ASI dari sang ibu.

10.Sepakbola

Nah bagi penggemar sepakbola pasti sudah tahu bagaimana superioritasnya Jerman di lapangan hijau. Mereka adalah pemenang 4 kali juara Piala Dunia dengan 3 diantaranya saat masih bernama Jerman Barat. Tidak sekedar olahraga, sepakbola di Jerman sudah menjadi alat pemersatu dan kebanggan bangsa.

Tapi dibalik dominasi Jerman dalam sepakbola dunia, tahukah kalian kalau ternyata klub-klub di Jerman Timur masih berada di bawah bayang-bayang klub di Jerman Barat. Kalian pasti tahu nama klub di Bundesliga seperti Bayern Muenchen, Borussia Dortmund, Werder Bremen, Schalke 04, atau Eintracht Frankfurt.

Ya, semua nama-nama tadi merupakan klub besar Jerman yang berasal dari Jerman Barat. Sementara mayoritas klub dari bekas Jerman Timur berada di kompetisi level bawah. Klub tersukses dari Jerman Timur, yaitu Dynamo Dresden saat inipun hanya berkompetisi di the 2 Bundesliga atau liga level ke-2 Jerman.

Nah demikian tadi 10 perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur. Dari artikel di atas, bisa kita ambil pelajaran bahwa dimapun berada, perbedaan dan kesenjangan pasti ada. Yang terpenting, semua orang berkarya sesuai bidangnya masing-masing.

Dan itulah yang terjadi dengan Jerman. Walau perbedaan selalu ada, tapi mereka saat ini menjadi negara yang disegani dan unggul dalam berbagai bidang.

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *