Perbedaan Waktu Indonesia dan Jerman Khususnya Berlin

Perbedaan Waktu Indonesia dan Jerman – Adakah yang mengetahui berapa perbedaan waktu yang terjadi di negara kita Indonesia dan Jerman? Bagi Anda yang sedang bersiap perlu mengetahui perbedaan waktu ini.

Seluruh kota Jerman memiliki waktu yang sama, tidak seperti Indonesia yang membagi waktu dalam satu negara menjadi tiga. Yakni Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Jika Anda bepergian ke seluruh bagian negara Jerman tidak perlu khawatir akan perbedaan waktu yang terjadi.

Jerman memiliki standar waktu sejak tahun 1893, sebelum saat itu waktu yang digunakan berdasarkan matahari. Kota Berlin yang menjadi ibukota Jerman memiliki waktu 53 menit dan 28 detik di depan Greenwich Mean Time (GMT).

Selain itu Jerman telah memajukan jam di seluruh negeri menjadi 6 menit 32 detik pada tahun 1893 dan masih digunakan hingga sekarang. Standar yang digunakan lebih cepat 1 jam dari standar waktu modern (Coordinated Universal Time / UTC).

Apabila dibandingkan dengan waktu Indonesia bagian Barat (WIB) khususnya Jakarta maka perbedaan waktu Indonesia dan Jerman adalah 6 jam pada musim dingin dan 5 jam pada waktu musim panas.

Panduan yang digunakan adalah GMT, seperti yang telah dijelaskan waktu di Jerman mengacu pada GMT+1 sedangkan Indonesia adalah GMT+7. Jadi selisih waktunya adalah 6 jam. Namun karena adanya perbedaan waktu di Berlin antara musim panas dan musim dingin maka pada musim panas perbedaanya adalah 5 jam.

Perbedaan ini terjadi karena adanya penggunaan CEST (Central European Summer Time) pada musim panas ketika DST (Daylight Saving Time) sedang terjadi. Ketika perbedaan waktu menjadi normal yaitu pada musim dingin maka waktu yang digunakan adalah CET (Central European Time) yang merupakan standar waktu di seluruh Eropa.

Baca Juga  Situs Belajar Bahasa Inggris Online

DST pertama kali digunakan saat Perang Dunia I oleh kekaisaran Jerman yaitu pada tahun 1916 hingga 1918. Setelah perang berakhir, DST tidak lagi digunakan namun kembali lagi pada tahun 1940 hingga 1949. Namun pada tahun 1945 Jerman Barat dan Jerman Timur sempat memiliki waktu DST yang berbeda.

Pada tahun 1950 hingga penyatuan Jerman Barat dan Jerman Timur waktu DST yang digunakan telah disamakan. Hingga pada akhirnya 1996 seluruh Uni Eropa menyamakan waktu DST menjadi hari minggu terakhir di bulan Oktober yaitu akhir musim semi.

Mari kita coba perhatikan, apabila di Jakarta pada bulan Juni besok berada di pukul 08.00 pagi berapakah waktu yang sedang berlangsung di Berlin? Maka jawabannya adalah pukul 3 pagi karena telah menggunakan DST yang artinya selisih waktu menjadi 5 jam. Inilah perbedaan waktu Indonesia dan Jerman yang bisa Anda cermati.

(Visited 859 times, 1 visits today)

Leave a Reply