Ingin Menjadi Seniman Hebat? Kenali Dulu 8 Prinsip Seni Rupa

Prinsip Seni Rupa –¬†Pernahkah kalian melihat karya seni rupa yang mempesona banyak orang? Selain membutuhkan tangan-tangan terampil, untuk menghasilkan karya seni dibutuhkan juga imajinasi dan pemahaman mengenai prinsip seni rupa.
Pemahaman prinsip seni yang benar akan memudahkan seorang seniman memberikan karya terbaiknya.

Seperti halnya seorang insinyur Teknik Sipil yang memerlukan rumus khusus untuk menghasilkan bangunan kokoh, seniman seni rupa juga memiliki formula tersendiri untuk mendapatkan karya yang enak dipandang.

Lalu apa itu sebenarnya seni rupa dan apa yang dihasilkan darinya?

Ada banyak versi pengertian seni rupa, tapi salah satu yang mewakili adalah hasil karya seni yang bisa dilihat oleh mata dan dirasakan oleh indra peraba. Kalian pasti pernah melihat seni grafis, kaligrafi, lukisan, atau arsitektur. Itulah sebagian kecil dari contoh seni rupa.

Pembagian seni rupa

Sedangkan pembagian seni rupa sendiri bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Salah satunya adalah dilihat dari kegunaannya, dimana seni rupa dibagi menjadi seni murni dan seni terapan.

Seperti halnya Albert Einstein saat melakukan penelitian dibidang ilmu murni Fisika, seorang seniman seni rupa murni tidak terlalu mempertimbangkan fungsi dari karya yang sedang dia buat. Dia hanya melihat seni dari sudut pandang keindahan dan nilai seni yang hendak disampaikan.

Karena itu, hasil karya seni murni biasanya hanya dijadikan hiasan. Misalnya lukisan, tulisan kaligrafi, hiasan keramik, ukir-ukiran, desain grafis, seni fotografi, maupun seni koreografi.

Sebaliknya, seorang seniman seni rupa terapan akan berusaha membuat karya yang bisa dimanfaatkan banyak orang dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh seni rupa terapan diantaranya rumah adat, seni arsitektur, perabot rumah tangga, anyaman, tekstil, dll.

Prinsip seni rupa

Nah bagi kalian yang tertarik dengan seni rupa dan berniat mempelajari lebih dalam, kalian harus mengenal terlebih dulu 8 prinsip dalam seni rupa. Dengan memahami prinsip, maka kalian akan selalu menggunakannya dalam mengejawantahkan ide dan imajinasi menjadi sebuah karya.

Baca Juga  File Hilang? Ini Cara Mengembalikan File Yang Terhapus di PC

Kalau kalian mengabaikan 8 prinsip ini, boleh jadi kalian akan membuat karya tanpa pesan. Nah ingin tahu apa saja prinsip prinsip seni rupa? Ini dia ulasannya

1.Balance- keseimbangan

Balance berkaitan dengan bobot visual dari tiap elemen yang ada pada karya seni. Kombinasi yang tepat dan harmoni dari unsur-unsur seni rupa seperti warna, tekstur, garis, bentuk, dll akan memberikan karya yang seimbang dan enak dilihat. Artinya, satu sisi tidak terlihat lebih berat dibanding sisi lainnya.

Dalam lukisan tentang laut yang dibuat pada 1895 di atas, perhatikan bagaimana warna gelap yang ada pada perahu dan warna-warna lembut pada laut tampak seimbang dan nyaman dinikmati.

2.Contrast- perbedaan

Contrast merupakan prinsip yang menampilkan perbedaan mencolok pada karya seni tapi tetap bertujuan untuk menarik perhatian. Dengan warna, bentuk, maupun ukuran yang kontras, seorang seniman berharap menghasilkan karya yang tidak monoton.

Untuk menghasilkan hasil karya yang kontras, kalian bisa mengatur berbagai elemen yang berlawanan. Misalnya terang vs gelap, besar vs kecil, kasar vs halus, dll. Dalam banyak hal, contrast sering diartikan sebagai kebalikan dari unity. Bedanya, kontras ingin menarik perhatian lewat perbedaan-perbedaan.

3.Unity- kesatuan

Unity adalah salah satu prinsip seni rupa yang menggabungkan berbagai elemen seni hingga terbentuk visual yang indah dan serasi. Persatuan bukan berarti harus seragam, tapi bagaimana unsur-unsur yang berbeda bisa bersatu dan bekerja bersama.

Bersama dengan prinsip harmony, unity sering digunakan seniman untuk mengikat komposisi bersama menjadi karya seni rupa yang masuk akal.

Jadi prinsip persatuan dalam seni rupa ini bisa diibaratkan dengan sebuah mobil. Tujuan dari mobil adalah agar bisa bergerak dan menjadi alat transportasi. Ketika banyak bagian berbeda bersatu dan menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, maka mobil akan bergerak.

Baca Juga  8 Mesin Pencari Selain Google Yang Perlu Kalian Coba

Beberapa metode yang sering digunakan untuk mendapatkan komposisi unity pada karya seni diantaranya, proximity (kedekatan), alignment (pensejajaran), serta repetition (pengulangan).

4.Harmony- keselarasan

Perlu dicatat bahwa harmony berbeda dengan unity, tapi keduanya saling berhubungan erat. Karena prinsip harmony berfungsi untuk menciptakan kesatuan antara berbagai elemen yang memiliki kemiripan. Selain itu, harmony bisa tercapai kalau ada kesatuan antara unsur karya seni.

Jadi harmony muncul karena adanya kemiripan, kesamaan, serta unsur-unsur seni yang tidak bertentangan. Dengan pengaturan elemen-elemen seni rupa seperti bentuk, warna, tekstur, atau pencahayaan yang tidak terlalu mencolok, harmoni akan terbentuk.

5.Variety- keragaman

Bagi sebagian besar orang, melakukan pekerjaan yang sama secara terus menerus bisa menimbulkan kebosanan. Agar terasa bervariasi, mereka melakukan liburan dan menjauh dari rutinitas kehidupan. Nah begitu juga dengan seni, prinsip variety akan menambah minat seseorang pada karya seni.

Ketika seorang seniman menempatkan elemen visual yang berbeda di tempat yang saling berdekatan, maka dia telah mempraktekkan prinsip variasi. Garis lurus yang berdekatan dengan garis lengkung akan menimbulkan variasi. Warna kusam yang ada di samping warna cerah juga mampu menambah variasi.

6.Emphasis- penekanan

Prinsip penekanan adalah ketika seniman menciptakan elemen seni yang dominan untuk menarik perhatian penonton. Dengan kata lain, seorang seniman membuat sebuah bagian yang lebih menonjol dibanding bagian lainnya. Terkadang, Emphasis merupakan efek dari kontras.

Misalnya, dalam gambar pemandangan laut. Agar perhatian tertuju ke gambar kapal, pelukis biasanya akan menggunakan teknik pewarnaan, kontras, serta tata letak. Ini untuk memastikan penonton melihat gambar kapal terlebih dahulu.

Setiap karya seni rupa bisa jadi memiliki penekanan pada lebih dari satu bagian. Namun pasti ada salah satu atau dua yang lebih mendominasi dibanding bagian lainnya.

Baca Juga  Apa Itu Netizen dan Apa Saja Peran Mereka?

Jika ada banyak bagian yang diberi penekanan, maka mata penonton akan kebingungan menafsirkan karya tersebut. Akibatnya, penonton tidak bisa menikmati karya seni dengan nyaman.

7.Movement- gerakan

Lukisan mungkin tidak bisa bergerak secara fisik, tapi kalian bisa mengatur elemen-elemen seni rupa agar bisa menimbulkan efek gerakan. Kalian bisa menciptakan efek gerakan dengan membuat garis-garis diagonal atau melengkung, sapuan kuas tebal, atau dengan pengulangan pola.

8.Proportion- perbandingan

Proporsi adalah prinsip seni rupa yang mengacu pada ukuran relatif atau ukuran suatu elemen dibandingkan dengan elemen lainnya. Jadi proporsi di sini bukan ukuran secara keseluruhan, tapi proporsi antar elemen.

Bagi pelukis aliran realisme, proporsi sangat penting. Contoh, proporsi yang seimbang antara tinggi manusia dan tinggi pohon menjadikan karya tersebut enak dipandang. Sebaliknya, Proporsi yang salah akan mengakibatkan gambar terlihat kurang realistis alias abstrak.

Tapi untuk memberi penekanan pada suatu objek atau agar mendapat perhatian lebih, terkadang seniman memanipulasi proporsi menjadi tidak seimbang. Misal, ukuran kepala yang jauh lebih besar daripada ukuran badan dan bertujuan menonjolkan wajah orang dalam gambar tersebut.

Nah demikian tadi artikel mengenai seni rupa dan prinsip-prinsip yang harus dipegang seorang seniman. Semoga ulasan ini bisa menjelaskan prinsip prinsip seni rupa untuk kemudian diaplikasikan dalam karya.

(Visited 146 times, 1 visits today)

Leave a Reply